Berita

Telegram/Net

Tekno

Telegram Hadirkan Fitur Bisnis seperti WhatsApp

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 15:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Fitur bisnis WhatsApp mulai diadopsi oleh aplikasi perpesanan Telegram.

Dikutip dari Engadget, Kamis (4/4), saat ini para pengguna Telegram dapat mengubah akun pribadi mereka menjadi akun bisnis untuk mendapatkan akses ke fitur yang dirancang untuk memudahkan pelanggan menemukan dan menghubungi mereka.

Profil bisnis akan dapat menampilkan jam operasional di profil dan menyematkan lokasi pengguna di peta.


Akun Telegram Business juga dapat menyesuaikan halaman awal pengguna dan menampilkan informasi tentang produk dan layanan mereka pada obrolan kosong, memberikan pelanggan gambaran sekilas tentang apa yang ditawarkan bahkan sebelum mereka menghubungi pemilik bisnis.

Untuk mempermudah menanggapi berbagai pertanyaan, akun Telegram Business juga akan dapat membuat dan menyimpan pesan yang telah ditentukan sebelumnya yang dapat dikirim sebagai balasan cepat.

Mereka juga dapat menggunakan Bot Telegram untuk mengobrol dengan pelanggan mereka, meskipun kita semua tahu betapa frustasinya berbicara dengan robot ketika kita perlu berbicara dengan perwakilan layanan pelanggan manusia.

Semua fitur ini gratis, tetapi hanya untuk mereka yang memiliki akun Telegram Premium, dengan biaya 5 dolar AS per bulan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya