Berita

Anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Djamil/Net

Politik

Nasir Djamil Sayangkan Pemerintah Setengah Hati Berantas Judi Online

Aliran Uang Judi Online Dinikmati Banyak Kalangan
RABU, 03 APRIL 2024 | 22:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemberantasan judi online oleh pemerintah melalui aparat penegak hukum dan kementerian terkait dinilai masih setengah hati alias kurang serius.

Buktinya, saat ini virus judi yang dikenal dengan slot itu justru makin menjamur dan menjangkiti masyarakat dari kelas atas hingga bawah

Anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Djamil mengatakan, hasil uang haram itu ditengarai dinikmati banyak kalangan hingga dipakai untuk urusan politik.


"Pemberantasan judi online masih setengah hati. Sebab aliran hasil judi online itu dinikmati oleh banyak kalangan, termasuk juga untuk membiayai konstestasi politik," kata Nasir Djamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (3/4).

"Karena itu, upaya membumihanguskan judi online masih sebatas retorika," sambungnya.

Legislator dari Fraksi PKS DPR RI ini mengatakan apa yang dilakukan aparat penegak hukum dalam upaya memberantas judi online tampak sia-sia.

"Pemberantasan yang dilakukan aparat penegak hukum seperti mati satu tumbuh seribu," ujarnya.

Menurutnya, sulitnya mencari pekerjaan dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak buruk judi online menjadi salah satu faktor tidak bisa dikendalikannya serbuan judi online.

"Selama warga kelas menengah masih tergiur dengan judi online dan minimnya kesempatan kerja serta literasi soal itu, jangan harap judi online kita cabut hingga ke akar-akarnya," tutupnya.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya