Berita

Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 mendukung Airlangga kembali menjadi Ketua Umum Golkar/Ist

Politik

Sudah Tepat Ormas Pendiri Dukung Airlangga Kembali Nakhodai Golkar

RABU, 03 APRIL 2024 | 11:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dukungan agar Airlangga Hartarto kembali menakhodai Partai Golkar periode 2024-2029 dinilai sangat tepat.

Apalagi, dukungan tersebut datang dari organisasi masyarakat (Ormas) pendiri Golkar, Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 hingga Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR).

Pengamat politik sekaligus Direktur Center for Indonesian Reform (CIR), Hidayaturrahman menilai Airlangga terbukti mampu mengonsolidasikan kekuatan dan sumber daya partai untuk pemenangan Pemilu 2024.


"Sebagai ketua umum partai besar, Airlangga juga mampu menggerakkan mesin pemenangan Golkar pada Pemilu 2024. Jadi ini sangat pantas jika beberapa organisasi pendiri menyuarakan Airlangga dipercayakan menjadi Ketua Golkar," ujar Hidayaturrahman dalam keterangannya, Rabu (3/4).

Menurut Hidayaturrahman, kepiawaian Airlangga sangat dibutuhkan di tengah persaingan partai politik yang semakin ketat seperti sekarang. Airlangga adalah sosok ketum cerdas dalam memanfaatkan potensi dan kekuatan internal.

"Pada saat persaingan partai politik sangat ketat, kepiawaian ketua umum untuk menjadi pemenang pemilu akan diuji. Dan menurut saya Airlangga telah berhasil membuktikan itu," lanjut dosen ilmu politik Universitas Wiraraja itu.

Deklarasi dukungan sebelumnya disampaikan PPK Kosgoro 1957 dalam  Silaturahmi dan Buka Puasa Ramadan Kosgoro 1957 di Fairmont Hotel, Jakarta, Senin (1/4).

Pada kesempatan tersebut, Sekjen PPK Kosgoro 1957 Sabil Rachman mendeklarasikan dukungan kepada Airlangga kembali memimpin Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Desember 2024.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya