Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto, dalam sidang sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi/Repro
Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto, dalam sidang sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi/Repro
Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto, saat bersaksi untuk Ganjar-Mahfud dalam sidang lanjutan perkara PHPU Presiden dan Wakil Presiden Nomor 2/PHPU.PRES/XXII/2024, di Ruang Sidang Utama Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).
"Makna memutus perselisihan hasil pemilu, menurut ahli adalah memeriksa dan mengadili perselisihan antara peserta pemilu dan KPU, mengenai proses perolehan jumlah suara dan hasil perolehan jumlah suara peserta pemilu secara nasional," ujar Aan.
Populer
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
UPDATE
Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24
Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05
Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59
Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43