Berita

Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan/RMOLJatim

Politik

Antara Khofifah dan Muhaimin

PKS Masih Wait and See Jelang Pigub Jatim 2024

SELASA, 02 APRIL 2024 | 04:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur (Jatim) masih belum menentukan pasangan calon (paslon) yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub) 2024.

Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian koalisi dan paslon yang akan diusung oleh partai-partai politik (parpol) lain.

"PKS masih wait and see terkait paslon yang akan diusung di Pilgub Jatim 2024," kata Irwan dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (1/4).


Sementara PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Demokrat telah memberikan rekomendasi kepada Khofifah Indar Parawansa untuk maju kembali di Pilgub Jatim 2024 pada akhir tahun 2023 lalu.

Sehingga tinggal PKB, PDIP, PKS, PPP dan PSI yang belum membuat rekomendasi Pilgub Jatim.

Menurut Irwan, pihaknya juga sudah dua kali menjalin komunikasi dengan Khofifah Indar Parawansa. Namun komunikasi dengan parpol-parpol lain di Indrapura juga terus dilakukan.

“Kalau nantinya PKB jadi mengusung Gus Muhaimin di Pilgub Jatim, tentu PKS juga akan menjalin komunikasi dengan Gus Muhaimin,” ungkapnya.

Bagi PKS Jatim mau berkoalisi dengan siapa di Pilgub Jatim 2024 itu sangat bergantung pada paslon yang akan diusung atau pada hasil penjaringan dan survei.

“PKS Jatim sudah punya pengalaman berkoalisi dengan PKB dan PDIP waktu mengusung pasangan Gus Ipul dan Mbak Puti. Sedangkan berkoalisi dengan Demokrat dan PAN, waktu mengusung pasangan Pakde Karwo dan Gus Ipul,” dalih Irwan Setiawan.

Dia juga meyakini Pilgub Jatim mendatang tidak akan hanya diikuti satu paslon atau calon tunggal. Mengingat, masih ada lima parpol di DPRD Jatim yang belum memutuskan mengusung paslon. Apalagi PKB bisa mengusung paslon sendiri tanpa harus berkoalisi.

Pada Pilkada serentak 2024 yang dilakukan di 38 kabupaten/kota dan Provinsi Jatim, PKS menargetkan kemenangan 60 persen. Hal itu berkaca pada pengalaman Pilkada serentak 2019 yang digelar di 19 kabupaten/kota, PKS mampu memenangkan di 11 kabupaten/kota di Jatim.

“Target itu sangat realistik. Bahkan PKS menargetkan ada kader PKS yang menjadi Bupati/Walikota maupun Wakil Bupati/Wakil Walikota seperti di Kota Batu, Kota Malang, Kota Surabaya dan beberapa daerah lain yang perolehan suara dan kursi PKS cukup memadai,” pungkas Irwan Setiawan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya