Berita

Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus/RMOLJabar

Presisi

Polda Jabar Larang Perusahaan Bus Pakai Sopir Tembak

SENIN, 01 APRIL 2024 | 10:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perusahaan penyedia jasa transportasi bus diingatkan agar selalu menjaga serta memeriksa kendaraan yang akan digunakan saat musim mudik lebaran.


Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus mengatakan, pemeriksaan kendaraan secara berkala penting dilakukan untuk memastikan kelaikan dan mencegah terjadinya kecelakaan.

“Memberikan atensi khusus pada pengusaha bus wisata agar benar-benar memperhatikan dan meyakinkan bahwa kondisi kendaraan dalam keadaan baik, layak,” kata Kapolda Jabar dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Senin (1/4).

“Memberikan atensi khusus pada pengusaha bus wisata agar benar-benar memperhatikan dan meyakinkan bahwa kondisi kendaraan dalam keadaan baik, layak,” kata Kapolda Jabar dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Senin (1/4).

Kapolda Jabar juga melarang perusahaan bus menggunakan jasa sopir tembak atau mereka yang minim pengalaman dalam mengemudikan kendaraan.

“Kualitas pengemudi harus benar-benar dicek kemampuannya. Jangan sampai menggunakan sopir tembak yang tidak memiliki kapasitas yang memberikan implikasi terjadinya kecelakaan,” kata Kapolda Jabar.

Ia memastikan pihaknya akan berusaha mengurangi dan menekan kecelakaan lalu lintas pada mudik lebaran tahun ini. Terlebih pada tahun lalu, pihaknya juga dapat menekan angka kecelakaan dibanding 2022.

“Kami berkomitmen, 2024 bisa mengurangi dan menekan tingkat kecelakaan yang terjadi seperti yang kita lakukan di 2023. Kecelakaan, baik korban meninggal, luka berat atau luka ringan menurun dibanding 2022. Harapan kita bisa lebih rendah dari 2023,” demikian Kapolda Jabar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya