Berita

Acara Buka Bersama Himpunan Masyarakat Lombok sekaligus syukuran karena Pemilu 2024 telah berjalan aman dan damai/Istimewa

Politik

Prabowo Selalu Menang Sejak 2014, Himalo Usulkan Kader Terbaik NTB Isi Kabinet

MINGGU, 31 MARET 2024 | 23:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai wujud rasa syukur atas penyelenggaraan Pemilu 2024 yang berlangsung dengan damai, aman, dan tertib tanpa ada kendala yang berarti, Himpunan Masyarakat Lombok (Himalo) Jakarta menggelar buka puasa bersama dengan masyarakat Lombok yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya di sebuah restoran di kawasan Jakarta Timur, Minggu (31/3).

Rasa syukur ini makin kuat karena pada Pemilu 2024 tak ada lagi isu SARA yang dapat membelah masyarakat seperti yang pernah muncul pada 2014 dan 2019.

Ketua Umum Himalo, Karman BM mengatakan, momentum Ramadan tahun ini selain dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahim masyarakat Lombok di Jakarta, juga sekaligus mensyukuri bahwa Pemilu 2024 berjalan aman dan damai.


Himalo memberi apresiasi semua pihak termasuk aparat keamanan yang mampu menjaga situasi tetap kondusif. Pun memberi jempol terhadap kedewasaan masyarakat Indonesia dalam mengelola perbedaan pilihan politik.

"Tentu aparat Kepolisian dan TNI patut diberi apresiasi. Momentum ini juga kami ucapkan selamat kepada semua pihak yang telah diberi kepercayaan oleh masyarakat, terutama pada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming yang telah ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilpres oleh KPU," ujar Karman yang juga mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP GPII), Minggu (31/3).

Menurut Karman, dalam 3 kali penyelenggaraan Pilpres sejak 2014, Prabowo selalu menang di Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk di Lombok, dengan konsisten di atas 70 persen. Hal ini membuktikan sosok Prabowo dicintai oleh masyarakat NTB.

"Memang sosok Prabowo ini dicintai oleh masyarakat NTB, terbukti sejak 2014 Prabowo selalu menang di atas 70 persen ya. Maka dari itu kami usulkan kepada Prabowo agar ada anak bangsa kader terbaik dari NTB untuk mengisi kabinet Prabowo-Gibran nantinya," harap Karman.

"Siapapun itu, Prabowo yang lebih memahami. Kami dalam posisi mengusulkan agar menjadi atensi yang serius," pungkas Karman.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya