Berita

Jurubicara Taliban Zabihullah Mujahid/Net

Dunia

Taliban Ngaku Penjarakan Dua Warga AS

MINGGU, 31 MARET 2024 | 17:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk pertama kalinya, pemerintah Taliban mengaku bahwa pihaknya telah menahan dua warga Amerika Serikat.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa dua orang itu telah ditahan karena melanggar hukum.

“Sejumlah warga asing ditahan di Afghanistan, termasuk dua orang Amerika, karena pelanggaran hukum Afghanistan,” kata Mujahid, seperti dimuat AMU.


Mujahid mengakui adanya diskusi dengan pemerintah AS mengenai tahanan Amerika. Tetapi dia tidak memberikan rincian mengenai pembicaraan tersebut.

Pejabat senior keamanan nasional dari pemerintahan Biden juga telah mengonfirmasi penahanan dua warga Amerika oleh Taliban dan berupaya untuk membebaskan mereka.

Disebutkan bahwa orang-orang Amerika yang ditahan kemungkinan memasuki Afghanistan setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban tahun 2021 lalu.
 
Laporan NBC News mengungkap identitas salah satu warga yang ditahan adalah Ryan Corbett. Keluarga Ryan Corbett melaporkan bahwa dia telah ditahan Taliban selama lebih dari 600 hari.

Sementara identitas orang kedua, yang memasuki Afghanistan dengan visa turis setelah Taliban berkuasa, tidak diungkapkan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya