Berita

Ketersediaan LPG di Sorong/Ist

Bisnis

Stok LPG di Papua Barat Daya Dipastikan Aman Selama Ramadan

SABTU, 30 MARET 2024 | 03:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan stok Liquified Petroleum Gas (LPG) selama bulan Ramadan 1445 H dalam kondisi aman di wilayah Papua Barat Daya.

Pasalnya, provinsi yang meliputi Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat,Tambrauw, Teluk Bintuni, Raja Ampat dan Kota Sorong ini sebelumnya dikhawatirkan terjadi kelangkaan gas LPG jelang Lebaran.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Area Papua Barat, Joko Wibowo saat meninjau langsung salah satu Agen LPG Non Subsidi menyatakan stok LPG (Bright Gas) untuk wilayah Papua Barat Daya, dalam kondisi aman.


“Agen, outlet dan ketersediaan stock serta manajemen ketahanan dan buffer stock di wilayah sangat mencukupi,” ucap Joko dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Jumat (29/3).

Untuk stok gas LPG, dia menambahkan di agennya terdiri dari gas LPG 5,5 kg, gas LPG 12 kg dan gas LPG 50 kg.

“Sementara stok LPG di 401 outlet untuk LPG 5,5 kg sebanyak 1.324 tabung, 12 kg sebanyak 5.697 tabung, dan 50 kg sebanyak 384 tabung,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Mitra Pertamina (Agen LPG NPSO) selalu siaga dalam menghadapi masa Ramadhan dan Idul Fitri 2024.

Sementara itu,Owner Agen LPG NPSO PT Wilis Trijaya Mandiri, Nugroho Tri Putra mengatakan pihaknya melayani dan selalu siap untuk menjaga outlet yang tersebar di 200 lebih titik di wilayah Raja Ampat, Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

Selain itu, dia juga telah melayani call 135 untuk LPG 5,5 kg dan 12 kg untuk diantar dan memberikan layanan atau service pemasangan.

“Kami juga menyediakan regulator dan selang bagi masyarakat yang baru membeli tabung perdana atau baru dan isi," pungkas Nugroho.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya