Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Tak Usah Cawe-cawe di Pemerintahan Prabowo-Gibran

JUMAT, 29 MARET 2024 | 21:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo sepatutnya tak perlu intervensi Prabowo Subianto saat mulai memimpin negara nanti. Jokowi tak perlu ikut ‘cawe-cawe’ lagi.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Jumat (29/3).

“Ya sejatinya Pak Jokowi mesti legowo, berjiwa negarawan. Jadi, ketika Pak Prabowo sudah terpilih dan nanti dilantik, enggak usah cewe-cawe, intervensi,” katanya.


Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia itu menyarankan Jokowi membiarkan Prabowo dan pendampingnya, Gibran Rakabuming Raka, memimpin Indonesia secara mandiri.

“Biarkan saja Prabowo menyusun kabinetnya sebagaimana perintah UU atau konstitusi, bahwa itu hak prerogatif presiden terpilih,” tuturnya.

Masih menurut Ujang, jika Jokowi masih mengintervensi pemerintahan Prabowo-Gibran, dia akan dikenal sebagai kepala negara yang tidak meninggalkan citra baik.

“Jadi itu untuk menjaga nama baik Pak Jokowi sendiri, biar punya legacy baik,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya