Berita

Sejumlah dukungan dari relawan terus mengalir dan siap mengawal kemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024/RMOLJatim

Politik

Khofifah-Emil Didukung JKSN Jatim Lanjut 2 Periode

KAMIS, 28 MARET 2024 | 17:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ratusan kiai dan tokoh agama Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) resmi memberikan dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak untuk melanjutkan kepemimpinan di Jawa Timur pada Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Dukungan ini dideklarasikan dalam acara Silaturahmi & Konsolidasi JKSN di Pondok Pesantren (PP) Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Utara Surabaya. Selasa malam (26/3).

Dalam konsolidasi yang dihadiri ratusan kiai dari 38 Kabupaten/Kota, mereka kompak mendeklarasikan diri untuk memenangkan Khofifah-Emil periode kedua.


Pengasuh PP Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim, yang juga merupakan Ketua Dewan Penasihat JKSN mengatakan, dengan penambahan 1.250 pesantren yang tergabung dalam JKSN, kian memperkuat dukungan terhadap Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

Bahkan JKSN Jatim siap all out baik dari luar maupun dari dalam untuk pemenangan Khofifah, yang selama ini dinilai memiliki kontribusi tinggi terhadap dunia pendidikan, baik pendidikan formal maupun nonformal.

"Beliau ini banyak sekali jasanya, tapi saya sampaikan di pendidikan luar biasa itu di Jawa Timur yang namanya bosda atau Popda itu sekolah negeri swasta semuanya sama. Betapa itu menunjukkan kepedulian kepada swasta dan Negeri," ucap KH Asep, diwartakan Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (28/3).

"Sementara dengan pondok pesantren itu dengan kebijakan yang diperbolehkan oleh payung hukum itu, mendapatkan dua tahun sekali hibah, bentuknya ya sama dengan bosda tetapi hibah dan itu dua tahun sekali. Lebih dari itu pondok pesantren juga mendapatkan bantuan fisik sehingga itu terasa. Bukan hanya itu, Bu Khofifah juga memberi beasiswa-beasiswa S1, S2, Al Azhar itu luar biasa sekali," imbuhnya.

Menurut kiai Asep, Khofifah-Emil perlu untuk dilanjutkan dua periode.

"Jadi perlu sekali untuk dilanjutkan, dan orang-orang pada bersyukur beliau tidak menjadi cawapres karena Jawa Timur sangat membutuhkan Ibu Khofifah tapi memang bersama-sama dengan Pak Emil. Pak Emil juga sosok yang piawai yang berakhlakul karimah untuk kepribadiannya sangat disenangi kalangan kyai-kyai," tandasnya.

Menanggapi deklarasi JKSN Jatim, Khofifah yang hadir bersama Emil, kompak mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas dukungan para kiai di Jawa Timur, yang telah mendeklarasikan dukungan kepadanya dan Emil untuk kembali maju di Pilgub Jatim 2024.

"Alhamdulillah kami mendapatkan banyak respons positif, dukungan dari sangat banyak elemen. Mudah-mudahan di malam Ramadan ini, dukungan dari para kiai, santri, dari semua kabupaten kota se-Jawa Timur untuk kembali mengantarkan saya dan Mas Emil pada pemilihan Gubernur. Insya Allah di akhir November 20204 ini semuanya berjalan dengan lancar, makin solid. Dan mudah-mudahan kami menang seiring dengan ridho Allah," papar Khofifah.

Sejak Desember lalu, Khofifah telah mengantongi surat rekomendasi dari PAN, Gerindra, Golkar, dan Partai Demokrat.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya