Berita

Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI Wilayah I Brigjend Didik Agung Widjanarko/RMOL

Nusantara

Sosialiasikan MCP, Deputi Bidang Korsup KPK RI Paparkan Area Prioritas Pencegahan Korupsi di Wilayah I

RABU, 27 MARET 2024 | 20:57 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Mencegah terjadinya Tindak Pidana Korupsi, Komisi Pemberantsan Korupsi. (KPK) Republik Indonesia (RI) melakukan Monitoring Centre For Prevention (MCP) di  aula Tengku Rizal Nurdin,Kantor Gubernur  Jalan Diponegoro Medan ,Sumatera Utara Rabu (27/3)


Hal tersebut tegas disampaikan Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI Wilayah I Brigjend Didik Agung Widjanarko, program MCP ini merupakan, langkah awal upaya bersama antara Korsup KPK, Pemerintah Daerah, Kemendagri, BPKP, dan Instansi terkait .

"Selain rapat kordinasi ini, kunjungan ini merupakan genda mensosialisasikan MCP Tahun 2024 dan Program Prioritas Korsup KPK Tahun 2024, yakni Pendalaman pada area prioritas yakni Pengadaan Barang dan Jasa, Peningkatan Pelayanan Publik melalui pemantauan dan kerjasama dengan Tim Saber Pungli, serta Optimalisasi peran dan indepensi APIP."Ujarnya melalaui komunikasi selular whatsapp, usai melaksanakan kegiatan rapat kordinasi wilayah I.

"Selain rapat kordinasi ini, kunjungan ini merupakan genda mensosialisasikan MCP Tahun 2024 dan Program Prioritas Korsup KPK Tahun 2024, yakni Pendalaman pada area prioritas yakni Pengadaan Barang dan Jasa, Peningkatan Pelayanan Publik melalui pemantauan dan kerjasama dengan Tim Saber Pungli, serta Optimalisasi peran dan indepensi APIP."Ujarnya melalaui komunikasi selular whatsapp, usai melaksanakan kegiatan rapat kordinasi wilayah I.

Dipaparkan Didik Agung Widjanarko, kegiatan sosialisasi, kordinasi,supervisi dan pencegahan tindak pindana korupsi melalui program MCP ini, juga dilaksanakan secara daring dan luring.

"Diikutin  122 Pemda di 7 Provinsi wilayah I yakni: Sumut, Sumbar, Aceh, Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Bengkulu"tegasnya sembari   mengatakan sedang menunggu persiapan buka bersama, dilanjutkan shalat tarawih di Masjid Pemko Medan.

Tak hanya itu, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI Wilayah I Brigjend Didik Agung Widjanarko juga memberikan pengharagaan kepada sejumlah daerah.

Diantaranya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendapat penghargaan kategori Sertifikasi dengan Luasan Terbanyak, dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kemudian, Pemerintah  Kota Bengkulu juga mendapat penghargaan kategori penertiban prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) terbanyak.

"Ada juga Provinsi Jambi, Kabupaten Karo dan Kota Medan, yang  mendapat penghargaan untuk kategori Monitoring Centre for Prevention (MCP),” pungkasnya.

Terpisah, Pj Gubernur juga menyampaikan banyak hal yang sudah dicapai pada tahun 2023. Semua itu, katanya, merupakan hasil kerja bersama. Kendati demikian, Pemprov Sumut juga akan terus melakukan perbaikan, melalui dukungan KPK dan Pemerintah Pusat, serta Forkopimda dan instansi vertikal yang ada di Sumut.

Untuk mencapai hal itu, Pemprov Sumut akan memulai melalui rencana aksi dengan memperhatikan indikator dan sub indikator yang masih perlu ditingkatkan dan dikuatkan, sehingga MCP akan menjadi alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi dini sekaligus untuk mendiagnosa kecenderungan adanya potensi perbuatan korupsi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya