Berita

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, dan Juri Ardiantoro/RMOL

Politik

Sidang Sengketa Pilpres Dimulai, Gerindra: Tak Masuk Akal

RABU, 27 MARET 2024 | 08:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mahkamah Konstitusi (MK) mulai menggelar sidang pemeriksaan pendahuluan perselisihan hasil Pemilu 2024, di Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (27/3).

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menilai hal itu kurang dapat diterima nalar. Pasalnya, selisih perolehan suara yang didapat Prabowo dengan Paslon lain cukup jauh.

"Inilah yang akan kami perkuat, dengan argumen yang rasional, dengan fakta dan data yang akurat, sehingga apa yang mereka sangkakan adalah sesuatu yang keliru, tidak benar dan tidak masuk akal," katanya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (27/3).


Menurutnya, cara pandang dua rival Prabowo tidak masuk akal, karen menyangka tidak ada satupun rakyat Indonesia yang memilih pasangan Prabowo-Gibran.

"Pemilu sudah berlangsung, rakyat sudah memilih, bahkan tingkat pemilihnya sangat tinggi, 81 persen. Partisipasi yang tinggi ini dianggap tidak ada, dianggap nol oleh mereka. Cara pandang yang aneh, mustahil," katanya.

"Terus terang, saya tidak bisa berpikir bagaimana pandangan politik bisa seperti itu. Pandangan hukum juga bisa seperti itu," sambungnya.

Muzani juga menambahkan, rival Prabowo tengah berupaya mencari alasan untuk menggugat di MK.

"Menggugat suara itu sesuatu yang tidak mungkin, selisihnya luar biasa, 98 juta, sementara kedua pasangan itu digabung pun gak ada setengahnya," katanya.

"Ini seperti mencari-cari alasan," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya