Berita

Safari Ramadan BUMN 2024/Ist

Bisnis

Safari Ramadan BUMN, BTN Jual 1.000 Paket Sembako Murah

SELASA, 26 MARET 2024 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bulan suci Ramadan 1445 Hijriah dimanfaatkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk berbagi manfaat dengan menggelar "Program Safari Ramadhan BUMN".

Kegiatan yang merupakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan di lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), diisi dengan penjualan paket sembako murah dan bazar UMKM di Alun-alun Kota Jember, Jawa Timur.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, Program Safari Ramadhan tersebut dilakukan bersama BUMN lainnya di seluruh Indonesia sebagai bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-26 Kementerian BUMN, yang jatuh pada 16 Maret 2024.


"Kegiatan Safari Ramadan BUMN dilaksanakan secara bergantian di 40 kabupaten/kota seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua," ujar Nixon dalam keterangan tertulis, Selasa (26/3).

Tujuan dari kegiatan ini, jelas Nixon, merupakan langkah BTN untuk turut serta dalam upaya Kementerian BUMN untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan serta mendukung pemberdayaan UMKM.

Dalam kegiatan tersebut, Nixon mengatakan, BTN menyediakan 1.000 paket sembako murah. Nilai dari satu buah paket sembako Safari Ramadan tersebut mencapai Rp148.500, yang berisi beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula satu kilogram.

Dalam kegiatan tersebut, BTN dan Kementerian BUMN menjual paket sembako Safari Ramadhan dengan nilai Rp50.000 per paket.

Selain itu, BTN mengadakan bazar 15 UMKM Binaan BUMN yang menjual berbagai macam takjil. Lebih lanjut, Nixon mengatakan, BTN menyediakan hiburan yang diisi oleh para musisi lokal dan peresmian acara kegiatan Safari Ramadan BUMN 2024 secara simbolis di Alun-Alun Kota Jember.

"Melalui Program Safari Ramadan 2024 ini, BTN berkomitmen untuk terus berbagi kepada masyarakat agar dapat menciptakan nilai tambah bagi kebaikan bersama, termasuk bagi perseroan sendiri," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya