Berita

Warga Palestina di Gaza/Net

Dunia

Indonesia Desak Resolusi DK PBB Soal Gencatan Senjata Gaza Segera Dilakukan

SELASA, 26 MARET 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia menyambut baik keputusan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk mengadopsi Resolusi DK PBB 2728 yang menuntut gencatan senjata segera di Gaza.

Ini adalah pertama kalinya DK PBB berhasil meloloskan resolusi terkait seruan gencatan senjata di Gaza setelah draft resolusi serupa berulang kali diveto oleh Amerika Serikat.

Lewat keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI pada Selasa (26/3), Indonesia mendesak agar resolusi tersebut dapat segera diimplementasikan.


"Indonesia menyerukan agar resolusi yang mengikat secara hukum ini segera diimplementasikan oleh seluruh pihak," tulis Kemlu RI.

"Ini saatnya untuk pastikan penyaluran bantuan kemanusiaan besar-besaran dan pelindungan warga sipil di Gaza," tambah pernyataan tersebut.

Resolusi ini diajukan oleh sepuluh anggota tidak tetap DK PBB. Di dalamnya berisi tuntutan untuk gencatan senjata segera selama bulan Ramadan, pembebasan sandera, hingga perluasan akses bantuan ke Gaza.

AS yang berulang kali memveto resolusi serupa akhirnya memilih abstain.

Sejak 7 Oktober, lebih dari 32 ribu warga Palestina di Gaza meninggal dan lebih dari 74 ribu lainnya terluka.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya