Berita

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU, Mochammad Afifuddin/RMOL

Politik

Perselisihan Pemilu 2024 Lebih Rendah dari 2019

SENIN, 25 MARET 2024 | 11:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dibanding Pemilu 2019, jumlah perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan pada 2024 lebih rendah.

Anggota KPU, Mochammad Afifuddin, mengatakan hal itu, lewat keterangan tertulis kepada wartawan, dikutip Senin (25/3).

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU yang akrab disapa Afif itu juga menjelaskan, penurunan perkara mencapai 19,71 persen.


Dijelaskan, total PHPU pada 2019 mencapai 340 perkara, sedangkan 2024 hanya 273 perkara.

"PHPU Pemilu 2019 yang didaftarkan 340 perkara. Yang diperiksa sampai tahap pembuktian 122 perkara, dan yang dikabulkan 12 perkara," urai Afif.

"Sedang PHPU Pemilu 2024 yang didaftarkan 273 perkara, berdasarkan Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (AP3) yang diterbitkan MK pada Ahad (Minggu), 24 Maret 2024 jam 19.00 WIB," sambungnya.

Dari 273 perkara PHPU 2024 yang diregistrasi MK, paling banyak terkait perselisihan dalam pemilihan legislatif.

"Pilpres hanya ada dua pengajuan permohonan. Pileg DPR dan DPRD 259 pengajuan permohonan, dan ?DPD 12 pengajuan permohonan," tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya