Berita

Kantor Bupati Majalengka/Net

Politik

7 Tokoh Ramaikan Persaingan Calon Bupati Majalengka

SENIN, 25 MARET 2024 | 07:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tujuh tokoh meramaikan bursa bakal calon bupati Majalengka di Pilkada 2024.

Mereka saat ini dikabarkan tengah menyusun berbagai strategi dan taktik untuk memperebutkan kursi bupati Majalengka.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, salah satunya Nana Ichksan, seorang pengusaha yang mengusung tema "Majalengka Berkah". Nana mengklaim telah mendapat dukungan luas dari masyarakat umum.


Nana disebut-sebut telah menyiapkan alat peraga dan sosialisasi sejak dua tahun lalu. Dia rencananya maju melalui jalur independen.

Muncul juga nama Jejep Falahul Alam, jurnalis media lokal yang mencoba peruntungan terjun ke dunia politik. Dengan latar belakang dan pengalamanya, Jejep masuk bursa calon bupati potensial dari kalangan generasi milenial.

Kendati demikian, tantangan utamanya Jejep belum memiliki kendaraan politik yang bakal mengusungnya, Dia kini baru bisa memgandalkan pergerakan dari dari relawan Japati (Jejep Kudu Jadi Bupati).

Sementara itu, Eman Suherman, yang saat ini menjabat sebagai Sekda Majalengka, tampil dengan keunggulan pengetahuan birokrasi dan jaringan yang dimilikinya. Eman mengusung jargon "Mewujudkan Majalengka Langkung Sae".

Eman sendiri percaya diri maju sebagai calon bupati, meskipun dihadapkan pada tantangan berat karena belum mendapatkan dukungan dari partai politik. Hingga saat ini belum dipastikan apakah dirinya memakai jalur persoarangan atau diusung parpol.

Di kubu petahana ada nama Karna Sobahi. Ia dinilai telah memiliki pengalaman sebagai politikus dan petahana.

Karna berpotensi kembali terpilih dengan memanfaatkan popularitasnya di mata publik dan dukungan partai politik yang dipimpinya.

Apalagi dari berbagai survei menempatkan Karna selalu berada di posisi teratas. Namun, harapan publik terhadap perubahan menjadi ujian tersendiri bagi Karna Sobahi.

Selain itu, terdapat upaya pembentukan koalisi antara PKB dan PKS, serta wacana koalisi PPP dan Golkar. Semua partai ini terus membangun koalisi yang bertujuan mengusung kader sendiri.  Paket Juhana Zulfan dan Roni Setiawan mewakili koalisi PKB dan PKS.

Sedangkan pertemuan Ketua DPD Golkar Majalengka Asep Eka Mulyana dan Ketua PPP M Fajar Shidik, dalam rangka membangun komunikasi politik di antara kedua partai tersebut.

Keduanya memiliki tiket untuk bisa mengusung calon sendiri. Kabarnya Golkar dan PPP akan mengusung H Pepep Saeful Hidayat, politikus kawakan yang terpilih menjadi anggota DPR RI dari PPP, namun kini tengah melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Tak ketinggalan, H Irwan Bola dari Partai Gerindra juga mencoba memanfaatkan modal politiknya untuk membangun koalisi.

Terbaru Irwan baru mendapatkan dukungan suara DPD RI yang cukup signifikan dari Majalengka. Hal ini menjadikan dirinya sebagai salah satu calon yang patut diperhitungkan dalam pertarungan menuju Pilkada Majalengka 2024.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya