Berita

Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi, bersama stakeholder di Semarang/Ist

Politik

Kemnaker Komitmen Hadirkan Pelatihan Vokasi Berkualitas

MINGGU, 24 MARET 2024 | 16:29 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen menghadirkan pelatihan vokasi berkualitas, agar angkatan kerja Indonesia, baik yang baru maupun lama, menjadi semakin kompeten dan berdaya saing.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap III BBPVP Semarang, di Semarang, Jawa Tengah.

Dikutip dari Biro Humas Kemnaker, Minggu (24/3), Anwar Sanusi berpendapat, pelatihan vokasi yang berkualitas adalah yang sesuai kebutuhan pasar kerja, yang mengutamakan link and match.


"Ini salah satu respons menjawab berbagai tantangan dan problematika ketenagakerjaan," katanya.

Link and match, tambah Anwar, merupakan bagian dari strategi Kemnaker melakukan Transformasi BLK (Balai Latihan Kerja) yang ada di bawah Kemnaker, yang harus mampu menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan industri, agar terjadi kesesuaian pelatihan vokasi.

"Kami mendorong urusan ketenagakerjaan ini menjadi urusan bersama," harapnya.

PBK tahap III BBPVP Semarang terdiri dari 8 paket, yakni 5 paket pelatihan kejuruan Bisnis Manajemen; 2 paket pelatihan kejuruan Fashion Technology; dan 1 paket pelatihan kejuruan Teknik Bangunan.

Pada kesempatan itu dilakukan penandatangan MoU antara BBPVP Semarang dengan dunia usaha dan dunia industri, serta stakeholders, dalam hal pemanfaatan sarana prasarana pelatihan di BBPVP serta penempatan kerja 8 lembaga.

"Saya berpesan kepada adik-adik semua, tolong manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan tujuan dan niat suci anda dikabulkan Allah SWT, Tuhan YME," pesan Anwar Sanusi kepada para peserta.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya