Berita

Kopi/Net

Bisnis

Permintaan Melonjak di Tengah Panen Buruk, Harga Kopi Global Bergerak Naik

SABTU, 23 MARET 2024 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga kopi global mendekati rekor tertinggi setelah meningkatnya permintaan dari kelas menengah yang terus bertambah di China dan negara-negara Asia lainnya. Sementara, beberapa produsen besar tampaknya akan mengalami panen yang buruk.

Dikutip dari Nikkei, Sabtu (23/3), kontrak berjangka kopi Robusta London, yang merupakan patokan internasional untuk jenis biji kopi yang sebagian besar digunakan untuk kopi instan, sempat mencapai 3.497 dolar AS per ton pada minggu pertama Maret dan merupakan rekor tertinggi sepanjang masa.  

Meskipun turun, harganya kini tetap tinggi, dan ditutup pada 3.421dolar AS pada Selasa (19/3).


Kontrak berjangka Arabika New York, yang menjadi patokan untuk biji kopi berkualitas lebih tinggi yang digunakan di kafe, juga mencapai harga tertinggi dalam 14 bulan pada bulan Desember. Perdagangan awal pekan lalu ditutup pada 181,85 sen per pon, naik 24 persen dari akhir September.

Menurut Departemen Pertanian AS (USDA) dalam laporan Desember, Vietnam, produsen kopi Robusta terbesar, diperkirakan akan menyediakan 26,6 juta karung kopi berukuran 60 kilogram pada tahun 2023-2024 yang dimulai pada Oktober.

Angka tersebut turun 12 persen dari perkiraan USDA pada Juni.

Perkiraan baru ini menggemakan panen 2022-2023 yang buruk, yang menghasilkan 26,3 juta kantong.

Output di Indonesia, produsen terbesar ketiga di dunia, diproyeksikan turun 20 persen. Selain cuaca yang tidak menguntungkan seperti suhu tinggi dan kekeringan di Asia Tenggara yang disebabkan oleh fenomena El Nino, beberapa petani beralih ke tanaman yang dapat diproduksi lebih stabil, termasuk karet dan durian.

"Ada kasus di mana petani tidak dapat memenuhi kontrak dengan perusahaan ekspor karena kurangnya pasokan," kata asisten manajer kopi dan minuman di importir Jepang S. Ishimitsu.

Taisuke Horie, manajer departemen minuman di rumah dagang Marubeni mengatakan saat ini banyak penjual mengganti Arabika dengan Robusta yang harganya lebih mahal.

“Beberapa pengecer mengganti Arabika dengan Robusta dalam upaya menghindari melonjaknya harga eceran,” kata Taisuke.

“Meningkatnya permintaan mengurangi pasokan kopi Robusta, sehingga menyebabkan harga lebih tinggi," ujarnya.

Konsumsi biji kopi global pada tahun 2023-2024 akan meningkat sebesar 20 persen dari tahun 2013-2014, dengan pertumbuhan yang signifikan di Asia.  Konsumsi di negara-negara produsen alat berat, Vietnam dan Indonesia, masing-masing meningkat sebesar 60 persen dan 90 persen, dalam jangka waktu yang sama, menurut laporan USDA.  

China, konsumen kopi terbesar ketujuh di dunia, mengalami peningkatan sebesar 130 persen.

Ekspor kopi dari Brasil, produsen biji Arabika terbesar, ke China pada bulan Januari dan Februari naik 160 persen pada tahun ini, menurut laporan Dewan Eksportir Kopi Brasil.  

Peningkatan ini melampaui ekspor ke negara-negara konsumen kopi yang lebih besar seperti Jepang, yang ekspornya meningkat sebesar 87 persen, dan Amerika Serikat, yang mengalami peningkatan sebesar 37 persen.

“Di Asia, kopi merupakan produk mewah bagi orang-orang kaya, namun seiring dengan pertumbuhan populasi dan pembangunan ekonomi, kelas menengah telah bertambah, dan jumlah orang yang menikmatinya setiap hari juga meningkat,” kata Horie.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya