Berita

Rocky Gerung pada podcast Hersubeno Arief/Repro

Politik

Warga Asli IKN Digusur, Rocky Gerung: Badan Bank Tanah Seperti VOC!

JUMAT, 22 MARET 2024 | 22:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perintah penggusuran terhadap warga Sepaku, Penajam Paser, Kalimantan Timur yang keluar dari Badan Bank Tanah menyusul hal serupa dari Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), menuai kritik pedas dari aktivis politik Rocky Gerung.

Rocky menilai, perlakuan pemerintah melalui Badan Bank Tanah yang baru dibentuk Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah (PP) 64/2021, sama seperti lembaga penguasaan tanah pada zaman penjajahan.

"Itu sama seperti VOC," uhjar Rocky dalan sebuah podcast bersama jurnalis senior Hersubeno Arief melalui kanal Youtube, yang tayang pada Jumat (22/3).


Dia memandang, seharusnya Badan Bank Tanah hanya bertugas mendata saja kepemilikan tanah negara, bukan justru menggusur warga yang sudah malam tinggal dan memiliki hak atas tanah tersebut karena punya legalitas persuratan.

"Jadi ngapain Bank Tanah punya semacam kewenangan pidana, untuk memperkarakan penduduk yang sudah bertempat tinggal di situ, bahkan jauh sebelum bank tanah ada di imajinasi Jokowi," tuturnya.

Menurutnya, konsep dasar hukum adat yang yang membekali Penajam Paser sebagai IKN justru dimanipulasi oleh kepentingan-kepentingan kapital, yaitu hanya menguntungkan segelintir orang yang menjadi investor.

"Yang barusan diterima Jokowi tuh. Kan ini Bank Tanah akhirnya maenan oligarki tuh, untuk menyelamatkan lahan yang investasinya mereka bayangkan (bisa) sampai 100-200 tahun ke depan," demikian Rocky menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya