Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Empat Pembuat Chip China Terkait Huawei Berpotensi Masuk Daftar Hitam AS

JUMAT, 22 MARET 2024 | 12:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat kembali mempertimbangkan untuk memasukkan empat pembuat chip China yang terkait dengan Huawei ke dalam daftar hitam negara.

Menurut sumber yang dikutip Bloomberg, perusahaan tersebut adalah Qingdao Sien, SwaySure, Shenzhen Pensun Technology, serta pembuat chip memori terkemuka China, ChangXin Memory Technologies (CXMT).

Keempat perusahaan ini mungkin ditambahkan ke Daftar Entitas AS, yang berarti perusahaan Amerika yang ingin berbisnis dengan mereka memerlukan izin khusus untuk melakukannya.


Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa China berinvestasi besar-besaran pada Huawei untuk menjadi raja chip yang mampu bersaing dengan raksasa seperti Intel dan Qualcomm.

Dengan dukungan tersebut, Huawei berhasil memproduksi chip Kirin 9000S dengan proses FinFET 7 nm miliknya sendiri dalam waktu tiga tahun, bukan lima tahun, seperti yang diperkirakan oleh beberapa pakar AS.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya