Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Empat Pembuat Chip China Terkait Huawei Berpotensi Masuk Daftar Hitam AS

JUMAT, 22 MARET 2024 | 12:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat kembali mempertimbangkan untuk memasukkan empat pembuat chip China yang terkait dengan Huawei ke dalam daftar hitam negara.

Menurut sumber yang dikutip Bloomberg, perusahaan tersebut adalah Qingdao Sien, SwaySure, Shenzhen Pensun Technology, serta pembuat chip memori terkemuka China, ChangXin Memory Technologies (CXMT).

Keempat perusahaan ini mungkin ditambahkan ke Daftar Entitas AS, yang berarti perusahaan Amerika yang ingin berbisnis dengan mereka memerlukan izin khusus untuk melakukannya.


Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa China berinvestasi besar-besaran pada Huawei untuk menjadi raja chip yang mampu bersaing dengan raksasa seperti Intel dan Qualcomm.

Dengan dukungan tersebut, Huawei berhasil memproduksi chip Kirin 9000S dengan proses FinFET 7 nm miliknya sendiri dalam waktu tiga tahun, bukan lima tahun, seperti yang diperkirakan oleh beberapa pakar AS.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Dunia Film Berduka, Bintang Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Senin, 13 Juli 2026 | 16:19

Kapolri dan Jajaran Sowan ke Cilangkap Perkuat Silaturahmi dengan Panglima TNI

Senin, 13 Juli 2026 | 16:16

Bincang Ringan di Cilangkap

Senin, 13 Juli 2026 | 16:10

Demokrat Minta Kasus Mantan Jampidsus Febrie Diserahkan ke KPK

Senin, 13 Juli 2026 | 16:06

DPR Buka Peluang Panggil Mahfud MD Bahas Dugaan Cacat Prosedur Kasus Febrie

Senin, 13 Juli 2026 | 16:02

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Maut di Bangkok

Senin, 13 Juli 2026 | 15:59

Rasio Defisit APBN 2026 Paling Tinggi Imbas Lonjakan Belanja Negara

Senin, 13 Juli 2026 | 15:53

Prabowo Diminta Ambil Langkah Strategis Atasi Ketegangan Polri-Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:44

Polri Didesak Berantas Buzzer Penyebar Disinformasi soal Pengamanan Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:30

Rakernas GPA Tegaskan Dukungan Penuh ke Prabowo dan Polri

Senin, 13 Juli 2026 | 15:16

Selengkapnya