Berita

Pasangan Ganjar-Mahfud saat konferensi pers, didampingi tim hukum/RMOL

Politik

Siap Layangkan Gugatan, Ganjar: MK Benteng Terakhir

KAMIS, 21 MARET 2024 | 13:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan Prabowo-Gibran menang Pilpres 2024, pasangan Ganjar-Mahfud menyikapi dengan kesiapan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Bagi Ganjar, MK merupakan benteng pertahanan terakhir demi menjaga konstitusi dan demokrasi di Indonesia.

“Maka, setelah pengumuman tadi malam, tim Ganjar-Mahfud sudah bersepakat bahwa semua ini harus diluruskan. Agar demokrasi berjalan baik, benteng terakhir adalah MK,” tegas Ganjar, saat jumpa pers di Posko Kemenangan Gama, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/3).


Dia juga mengatakan, gugatan sengketa Pemilu ke MK merupakan langkah konstitusional dan menjadi momentum yang baik bagi para hakim MK menunjukkan kredibilitas dan integritasnya.

Sebab, di lapangan banyak sekali ditemukan dugaan kecurangan yang begitu sistematis.

“Saya kira ini momentum sangat bagus bagi majelis hakim yang nanti ada di MK untuk menunjukkan kredibilitasnya,” tegas mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Lebih jauh Ganjar berharap MK bisa menjadi hakim yang adil untuk masa depan demokrasi di Tanah Air.

“Untuk itu tim akan segera mendaftarkan gugatan, mudah-mudahan bisa membuka tabir, dan tentu saja, harapan kita MK bisa mengadili dengan baik, dan bisa mengembalikan marwah demokrasi, agar sesuai harapan dan aturan,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya