Berita

Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkit Sumatera Bagian Selatan/Net

Hukum

Diduga Ada Rekayasa Anggaran dan Pemenang Lelang di PLTU Bukit Asam

RABU, 20 MARET 2024 | 09:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rekayasa anggaran dan pemenang lelang diduga terjadi pada pekerjaan retrofit sistem sootblowing PLTU Bukit Asam PT PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan 2017-2022, hingga mengakibatkan kerugian negara miliaran rupiah.

Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, mengatakan, pihaknya telah mengumumkan penyidikan perkara baru di PT PLN (Persero), terkait retrofit sistem sootblowing atau penggantian suku cadang penghasil uap PLTU.

"Diduga terjadi rekayasa anggaran pengadaan, termasuk pemenang lelang, sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara mencapai miliaran rupiah," kata Ali kepada wartawan, Rabu (20/3).


KPK juga telah menetapkan sejumlah tersangka serta mencegah 3 orang agar tidak bisa bepergian ke luar negeri hingga 6 bulan ke depan, yakni 2 pejabat PT PLN dan 1 dari swasta.

"Perkembangan dari proses penyidikan perkara ini, akan kami informasikan lebih lanjut," janjinya.

Berdasarkan informasi, tiga orang yang dicegah merupakan tersangka, yakni Bambang Anggono (general manager PT PLN), Budi Widi Asmoro (engineering manager), dan Nehemia Indrajaya (Direktur PT Truba Engineering Indonesia).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya