Berita

Juru Bicara Timnas Amin, Billy David Nerotumilena/RMOL

Politik

Timnas Amin: Tak Ada Pengerahan Massa saat Pengumuman Hasil Pemilu

SELASA, 19 MARET 2024 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) diyakini memiliki kedewasaan dalam berpolitik.

Relawan dan simpatisan Amin siap menghadapi penetapan hasil Pemilu yang segera diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Pendukung Amin itu pejuang demokrat yang menghargai demokrasi," kata Juru Bicara Timnas Amin, Billy David Nerotumilena, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (19/3).


Dia juga berharap kerusuhan saat pengumuman hasil Pemilu 2019 tidak terulang di 2024. Timnas Amin juga mengimbau pendukung agar bisa mengendalikan diri.

"Tidak ada pengerahan massa ataupun aksi yang berlebihan, mari dukung KPU bekerja tuntas dan dukung apapun langkah konstitusional yang diambil, baik di MK maupun DPR," pungkasnya.

Sebelumnya Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, mengatakan, batas akhir pengumuman penetapan Pilpres adalah 20 Maret 2024, tapi bisa diumumkan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.

"Sebagaimana Pemilu 2019, batas akhir penetapan hasil Pemilu 2019 adalah 22 Mei 2019, tapi bisa ditetapkan 21 Mei 2019," kata Hasyim kepada wartawan, Senin (18/3).

Setelah pengumuman hasil Pemilu, sengketa atau gugatan terhadap hasil pemilihan dapat diajukan ke Mahkamah Konstitusi oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Pihak yang mengajukan gugatan harus menyampaikan bukti-bukti yang memadai untuk memperkuat argumen mereka.

Mahkamah Konstitusi akan memeriksa bukti-bukti tersebut dan memutuskan apakah hasil pemilihan sah atau tidak.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya