Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kemenhub Awasi Penjualan Tiket Pesawat Jelang Lebaran 2024

SENIN, 18 MARET 2024 | 10:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1445 H, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemantauan ketat terhadap penjualan tiket pesawat selama periode mudik 2024.

Langkah ini diambil sebagai respons atas pemanggilan 7 maskapai oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dugaan praktik penjualan tiket di atas tarif yang diatur.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Maria Kristi Endah Murni, mengungkapkan bahwa Kemenhub telah aktif memantau penjualan tiket pesawat.


"Kami memantau penjualan tiket. Tiket ini sampai sekarang ada beberapa yang sudah meminta extra flight, namun tidak banyak," katanya dalam Jumpa Pers Persiapan dan Rencana Operasi Angkutan Lebaran 2024 secara virtual, Minggu (17/3).

Maria menyebutkan bahwa sebanyak 420 pesawat udara telah disiapkan untuk melayani pemudik, dengan perkiraan jumlah penumpang pesawat selama periode Lebaran 2024 meningkat sebesar 12 persen dari tahun sebelumnya, atau mencapai lebih dari 4,4 juta penumpang.

Dengan rata-rata harian penumpang tersebut, kata Maria akan mencapai 275.416 orang. Kondisi tersebut diklaim menunjukkan pemulihan permintaan yang positif untuk rute domestik maupun internasional.

Adapun dalam periode libur panjang ini, Kemenhub juga mencatat sebaran rute yang paling banyak dipesan masyarakat Indonesia, di antaranya Denpasar, Surabaya, hingga Singapura.

"Posisi sementara 15 Maret 2024 kemarin, jumlah tiket terjual itu (domestik) memang proyeksi kami untuk sebaran rute Jakarta, Denpasar, Kualanamu, Padang, Surabaya. Kemudian, di luar negeri, yakni Singapura dari Cengkareng ataupun Denpasar, Kuala Lumpur, dan Jeddah," tuturnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya