Berita

Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Sorotan PBB soal Netralitas Jokowi di Pilpres Merupakan Tamparan Keras

SENIN, 18 MARET 2024 | 09:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sidang Komite Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang menyorot netralitas Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2024 ditanggapi Jurubicara Timnas Anies-Muhaimin (Amin), Billy David Nerotumilena.

"Tentu kita perlu melihat itu sebagai tamparan keras bagi pemerintah, di mana isu yang harusnya menjadi isu domestik justru menjadi perhatian internasional," kata Billy, lewat video singkat yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/3).

Seperti diberitakan, anggota Komite HAM PBB, Bacre Waly Ndiaye, mempertanyakan, mengapa pencalonan Gibran Rakabuming Raka yang notabene putra sulung Presiden Jokowi bisa lolos, jelang pendaftaran pasangan calon.


Bacre juga meminta kepastian, apakah sudah dilakukan pemeriksaan terhadap netralitas Jokowi dan aparatur pemerintahan pada pelaksanaan Pilpres 2024.

Menanggapi hal itu, Billy mengatakan, Indonesia seharusnya mampu menjelaskan isu netralitas itu, demi menjaga kepercayaan dunia internasional.

"Dengan teguran semacam ini, saya rasa setelah 14 Februari perhatian publik, bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri, terus meningkat, dan pemerintah perlu mengambil langkah serius atas hal itu," pungkas Billy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya