Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Senator AS: Investor ByteDance akan Untung jika TikTok Dijual ke AS

SENIN, 18 MARET 2024 | 09:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Investor perusahaan induk TikTok di China akan mendapatkan keuntungan jika mereka menjual aplikasi tersebut, karena divestasi akan menghilangkan sumber ketidakpastian.

Begitu disampaikan anggota parlemen Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Mike Gallagher, yang mempelopori rancangan undang-undang yang bertujuan membuat Bytedance mendivestasi TikTok agar dapat melanjutkan operasinya di AS.

“Ini akan menjadi kepentingan finansial bagi investor ByteDance untuk melakukan forced sale," kata Gallagher dalam acara Face the Nation CBS, seperti dikutip dari Reuters, Senin (18/3).


Gallagher, yang memimpin komite DPR yang menyelidiki persaingan strategis AS-China, berpendapat bahwa Forced sale atau penjualan paksa TikTok pasti bisa terjadi sebelum pemilu pada November.

“Saya pikir, pengalaman pengguna pada aplikasi akan meningkat. Anda tidak akan khawatir akan dipropagandakan, algoritma yang tidak jelas memengaruhi informasi yang Anda lihat,” katanya.  

Upaya untuk menghilangkan pengaruh perusahaan Tiongkok terhadap platform media sosial populer ini kembali menjadi agenda politik di tahun pemilu. Setidaknya dua senator AS menyuarakan dukungan prinsip terhadap RUU tersebut, meskipun proses di DPR menghadapi proses yang lebih lambat setelah mendapatkan dukungan bipartisan di DPR pekan lalu karena kekhawatiran atas pengaruh pemerintah Tiongkok terhadap publik Amerika.

Meskipun Presiden Joe Biden mengatakan dia akan menandatangani RUU DPR mengenai TikTok, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby menegaskan pada Minggu (17/3), bahwa pihaknya tidak berniat melarang aplikasi populer tersebut melainkan memilikinya.

“Kami ingin ByteDance tidak lagi mengendalikan aplikasi itu,” katanya di ABC’s This Week.

Senator Mike Rounds, anggota Partai Republik dari South Dakota, mengatakan solusi terbaik adalah ByteDance mengizinkan kepemilikan AS atas TikTok.

“Jika tidak, maka kita mungkin harus menghilangkannya dari platform,” katanya di State of the Union CNN.

Menanggapi RUU yang kini sudah diserahkan ke Senat, mantan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pada Kamis bahwa dia menargetkan pembelian TikTok dari induknya, dan mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan calon investor bersama tentang akuisisi aplikasi tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya