Berita

Beras jenis medium dan premium di Karanganyar mulai menurun/RMOLJateng

Nusantara

Di Karanganyar Harga Beras Mulai Turun

MINGGU, 17 MARET 2024 | 23:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah sempat melambung tinggi dan membuat warga menjerit, harga beras di Karanganyar, Jawa Tengah, kini berangsur turun.

Informasi yang diperoleh Kantor Berita RMOLJateng dari Dinas Pertanian setempat, harga beras IR 64 medium kini Rp13.722 per kilogram, kemudian beras IR 64 premium turun menjadi Rp15.583 per kilogram.

Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Karanganyar, Budi Sutrisno mengatakan, penurunan harga beras ini sejatinya telah diprediksi.


"Sebab di bulan Maret ini sebagian petani di Karanganyar mulai panen MT I," jelasnya, Minggu (17/3).

Sementara panen padi di Karanganyar diperkirakan berlangsung sampai April mendatang. Sehingga panen saat ini bisa mengisi lagi lumbung padi yang kosong di musim kemarin.

Selain itu musim panen tersebut menekan harga beras yang sebelumnya mencapai Rp16 ribu per kg untuk kualitas medium.

"Dengan musim panen ini maka gabah mulai tersedia untuk diproses oleh penggilingan menjadi beras," imbuhnya.

Namun demikian, sejumlah komoditas lain tetap tak mengikuti harga beras. Seperti daging ayam broiler dan telur harganya masih stagnan tinggi. Daging ayam masih di kisaran harga Rp38.722 per kg. Sementara harga telur masih Rp30.058 per kg.

"Selama bulan Ramadan untuk telur dan daging ayam paling banyak dicari. Tren kenaikannya berhenti namun harganya masih mahal," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya