Berita

Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Swiss, David WF Huang.

Dunia

Perwakilan Taiwan Kecam Agresivitas China di Swiss

RABU, 13 MARET 2024 | 22:35 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Perwakilan Taiwan di Swiss, David WF Huang, baru-baru ini mengecam keras kebijakan bermusuhan yang masih diterapkan pemerintahan Partai Komunis China (PKC) di Republik Rakyat China (RRC).

Dalam laporan Focus Taiwan, kecaman David WF Huang disampaikan saat berbicara pada sebuah seminar di Universitas Zurich yang dihadiri hampir 200 peserta. David WF Huang hadir sebagai pembicara memenuhi undangan think tank Swiss, Foraus.

Ia menggarisbawahi sejumlah isu terkini di Selat Taiwan, termasuk penyesuaian jalur penerbangan M503 oleh China yang melanggar garis kedaulatan Taiwan.


Huang menekankan, klaim China atas Taiwan tidak memiliki dasar hukum internasional. Intervensi pemilu Taiwan hingga perubahan sepihak pada rute penerbangan M503 juga dianggap sebagai contoh taktik perang abu-abu China.

Masih kata Huang China tidak hanya agresif terhadap Taiwan, tetapi juga kepada negara-negara lain di Asia Tenggara. Dia merujuk pada peristiwa tabrakan yang baru-baru ini terjadi antara kapal penjaga pantai China dan Filipina di dekat Kinmen sebagai contoh strategi anti-akses dan penolakan wilayah.

Dia menggarisbawahi kepemilikan Taiwan atas Pulau Taiping dan komitmennya untuk menjaga kepentingan di Laut China Selatan. Huang juga mengatakan, Taiwan bersedia terlibat dalam pembicaraan multilateral untuk mendorong perdamaian dan kemakmuran regional, meskipun ada perselisihan.

Pidato tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana Huang menjawab pertanyaan tentang hubungan Taiwan-Filipina dan Resolusi Majelis Umum PBB 2758 berkaitan dengan pemulihan hak-hak sah China di Perserikatan Bangsa Bangsa.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya