Berita

Empat calon anggota DPD RI tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam Pileg 2024 peraih suara tertinggi/Repro

Politik

Fahira-Happy-Dailami-Achmad Azran Raih Suara Tertinggi

RABU, 13 MARET 2024 | 09:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

KPU DKI Jakarta merampungkan perhitungan perolehan suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam Pileg 2024. Posisi tertinggi ditempati oleh petahana Fahira Idris serta istri mantan Gubernur DKI Jakarta Happy Djarot.

Mengutip data KPU DKI Jakarta, Fahira Idris meraih 745.841 suara atau 13,29 persen, semenntara Happy Djarot mendulang 656.815 atau 11,70 persen.

Posisi ketiga ditempati petahana Dailami Firdaus dengan raihan 613.721 suara atau 10,93 persen. Adapun posisi keempat Achmad Azran dengan jumlah suara 456.247 suara atau 8,13 persen.


Sedangkan petahana Sylviana Murni di peringkat kelima dengan raihan suara 436.923 suara atau 7,78 persen.  
 
Diketahui, merujuk Pasal 33 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2003 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD, anggota DPD dari setiap provinsi ditetapkan sebanyak empat orang.

Jumlah seluruh anggota DPD tidak lebih dari 1/3 jumlah DPR RI. Adapun keanggotaan DPD RI akan diresmikan dengan keputusan presiden.

Berikut hasil perolegan suara Pileg 2024 untuk calon anggota DPD RI di DKI Jakarta:

1.      Achmad Azran: 456.247 suara (8,13 persen)

2.      Alwiyah Ahmad: 252.341 suara (4,49 persen)

3.      Ardi Putra Baramuli: 208.656 suara (3,72 persen)

4.      A. Syamsul Zakaria: 119.015 suara (2,12 persen)

5.      Christianto Suryowibowo: 103.175 suara (1,84 persen)

6.      Dailami Firdaus: 613.721 suara (10,93 persen)

7.      Darman Saidi Siahaan: 107.409 suara (1,91 persen)

8.      Endang Widuri: 123.868 suara (2,21 persen)

9.      Fahira Idris: 745.841 suara (13,29 persen)

10.     Happy Djarot: 656.815 suara (11,70 persen)

11.     Ilyas: 212.814 suara (3,79 persen)

12.     Madani B.H.Madali: 315.784 suara (5,62 persen)

13.     Mustopa Murtado: 92.298 suara (1,64 persen)

14.     Pardi: 92.275 suara (1,64 persen)

15.     Ramses Butar Butar: 215.685 suara (3,84 persen)

16.     Reny Halida I: 190.903 suara (3,40 persen)

17.     Slamet Abadi: 26.510 suara (0,47 persen)

18.     Syaifuddin: 195.366 suara (3,48 persen)

19.     Syamsidar Siregar: 101.180 suara (1,80 persen)

20.     Syarief Hidayatulloh: 52.146 suara (0,93 persen)

21.     Syifa Awalia: 146.596 suara (2,61 persen)

22.     Sylviana Murni: 436.923 suara (7,78 persen)

23.     Tengku Muhammad Nurhafidz: 38.336 suara (0,68 persen)

24.     Ulla Nuchrawaty: 28.367 suara (0,51 persen)

25.     Zecky Andy Alatas: 81.678 suara (1,45 persen).



Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya