Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kementerian Pertanian Jamin Pasokan Beras Aman Selama Ramadan Hingga Lebaran

SELASA, 12 MARET 2024 | 15:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa pasokan beras di Indonesia akan tercukupi selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan mengklaim bahwa sejumlah daerah yang memproduksi beras sudah memasuki masa panen raya.

"Insyaallah (panen) sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), kebutuhan Maret, April, Mei dalam kondisi aman," kata Amran dalam keterangannya pada Senin (11/3).


BPS sendiri dalam prediksinya mengatakan bahwa panen raya beras pada Maret-April 2024 akan mencapai 8,5 juta ton beras.

Meski demikian, Mentan Amran menekankan perlunya persiapan stok beras untuk bulan Juni mendatang. Untuk itu, Kementan meminta para petani untuk menanam minimal tiga juta hektare per Maret-Mei ini.

"Kita harus menanam minimal satu juta hektare per bulan, kalau satu juta hektare per bulan berarti produksinya bisa 3 juta ton sampai 3,5 juta ton. Sedangkan kebutuhan kita hanya 2,5 juta ton. Artinya beras kita surplus," sambungya.

Ia pun optimistis bahwa produksi beras yang melimpah pada tahun ini akan memberikan dampak positif pada penurunan harga beras di pasaran.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi sebelumnya juga memprediksi harga beras akan berangsur turun pada ramadan ini karena adanya panen raya.

Namun, Arief memperingatkan untuk menjaga harga gabah di tingkat petani agar tidak terkoreksi secara signifikan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya