Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie/Ist

Politik

Usulan Grace Natalie soal Jokowi Pimpin Koalisi Menyesatkan

SELASA, 12 MARET 2024 | 14:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie diminta tidak ikut campur urusan ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Maju dengan mengusulkan Presiden Joko Widodo sebagai ketua koalisi.

Demikian penegasan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno terkait narasi Grace Natalie yang mengusulkan Jokowi menjadi ketua koalisi di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Adi menyarankan PSI mengawal ketat agenda pemerintahan Jokowi saat ini yang belum tuntas.


"Mestinya PSI kawal presiden untuk tuntaskan PR kerjanya yang belum tuntas. Jangan malah disarankan ikut serta urusan yang menjadi domain ketum-ketum partai," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/3).

Menurutnya, usulan Grace itu sangat menyesatkan. Karena seharusnya Jokowi sebagai kepala negara menyelesaikan amanahnya di pemerintahan yang akan berakhir pada Oktober 2024.

"Usul yang menyesatkan. Mestinya presiden disarankan fokus selesaikan target kinerja yang belum maksimal di sisa jabatan politiknya hingga Oktober mendatang," ujar Adi.

"Bukan malah diusulkan untuk sibuk urusan lain seperti pimpinan koalisi partai. Koalisi partai urusan ketum partai bukan urusan yang lain," demikian Adi.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya