Berita

Presiden Joko Widodo/RMOL

Politik

Jokowi Pengendali Golkar Sejak 2015 Sampai Sekarang

SENIN, 11 MARET 2024 | 03:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kiprah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengendalikan Partai Golkar sudah terlihat sejak 2015 atau tepat setahun memimpin Indonesia.

Politikus senior Golkar Ridwan Hisjam menceritakan detail runtut kejadian antara tahun 2014-2015 hingga saat ini, di mana Jokowi menjadi pengendali utama partai berlambang  beringin tersebut.
 
“Jadilah Jokowi presiden 2014. Pak Jokowi tidak didukung oleh Golkar. Golkar mendukung Prabowo-Hatta, ingat kan? Saya (sebelumnya) sudah ketemu Jokowi ditemani Mas Tjahjo Kumolo. Saya ini anak buahnya Mas Tjahjo, Mas Tjahjo Ketua DPP KNPI Pusat, saya ketua di Jawa Timur,” ucap Ridwan dalam video viral yang beredar di medsos, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (10/3).


Dalam video berdurasi 5 menit yang diunggah akun X @quintta1217 itu, Ridwan menceritakan tentang majunya Jokowi yang mendapat restu dari sesepuh Golkar yakni Wiranto dan Akbar Tanjung.

“Wan bantu saya, ketemu dengan Pak Wiranto, ketemu dengan Pak Akbar Tanjung,” ujar Ridwan menirukan permintaan Tjahjo Kumolo.

“Saya aturlah pertemuan dengan pak Wiranto di Bambu Apus, habis itu ketemu juga dirumah Bang Akbar. Akhirnya Pak Jokowi (berpasangan) dengan Pak JK (Jusuf Kalla). Begitu kita (Prabowo-Hatta) kalah terus Munas Golkar, ingat kan? Terpilihlah Aburizal Bakrie kedua kali,” jelas Anggota komisi VII DPR itu.

“Terus pecah, ada Agung Laksono. komunikasi lah saya dengan Pak Jokowi. ‘Pak Jokowi Golkar itu begini, saya jelaskanlah ke Pak Jokowi, Golkar itu doktrinnya Karya Siaga Gatra Praja, kekaryaan setiap kader Golkar begini, begini, saya jelaskan itu sama Pak Jokowi, sehingga diingat oleh Pak Jokowi,” ungkap pria asal Jawa Timur tersebut.

Dari situ, Lanjut Ridwan, Jokowi menjadi pengendali yang mengatur pimpinan Golkar hingga saat ini.

“Akhirnya pecah, dua-duanya (Aburizal Bakrie dan Agung Laksono) enggak maju, akhirnya Novanto (Setya Novanto) jadi ketua Golkar. Saat itu sudah dikendalikan Golkar itu oleh Pak Jokowi. Begitu Novanto masuk, langsung Airlangga otomatis, 2019 otomatis lagi Airlangga. Jadi sejak 2015, Jokowi itu sudah mengendalikan Golkar sampai hari ini,” tandasnya.       

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya