Berita

Tim Falakiyah Jakarta Islamic Centre/Ist

Politik

Tim Falakiyah JIC Pantau Awal Ramadan dari Kepulauan Seribu

MINGGU, 10 MARET 2024 | 18:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jakarta Islamic Centre (JIC) menurunkan tim falakiyah untuk melakukan rukyatul hilal, penetapan awal Ramadan 1445 H, Minggu (10/3).

“Sebagai salah satu Pusat Observasi Bulan (POB) di Indonesia, Jakarta Islamic Centre siap memantau hilal 1 Ramadan 1445 H dari Markaz Rukyat Hilal Jakarta, di Pulau Karya Kepulauan Seribu,” kata Kepala Sub Divisi Pendidikan dan Pelatihan PPIJ, Arief Rahman Hakim.

Berdasar hisab ephemeris 2024 dari Pulau Karya, diperoleh data bahwa sudah terjadi ijtima’ atau konjungsi akhir Sya’ban 1445 H terjadi pada Ahad (Legi), 10 Maret 2024 M pukul 16:00:18 WIB.


Tim falakiyah PPIJ turut ambil bagian dalam rangka menjalankan tugas sebagai bagian lebih dari 60 titik Rukyatul hilal di Indonesia. Hasil pengamatan akan dilaporkan dalam Sidang Isbat Kemenag RI, sore ini.

Adapun data posisi bulan dan matahari saat matahari terbenam diperoleh informasi bahwa  matahari terbenam jam 18:08:32 WIB, lama bulan di atas ufuq 4 menit 34,47 detik, Tinggi hilal hakiki 1 derajat 9 menit 29,26 detik, Tinggi hilal lihat/mar’i pada 1 derajat 8 menit 37,08 detik, Sudut Elongasi Bulan 2 derajat 29 menit 23,17 detik.

Sidang Isbat akan dibagi menjadi tiga tahap. Pertama, pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1445 H berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi). Pemaparan dilakukan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB.

"Sesi ini terbuka untuk umum dan akan disiarkan secara live di Channel Youtube Bimas Islam,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib.

Kedua, Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1445 Hijriah yang digelar secara tertutup setelah Salat Magrib. Selain data hisab (informasi), sidang isbat juga akan merujuk pada hasil rukyatul hilal (konfirmasi) yang dilakukan Tim Kemenag pada 134 lokasi di seluruh Indonesia.

"Tahap ketiga, konferensi pers hasil sidang isbat yang juga disiarkan melalui media sosial Kemenag," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya