Berita

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Jayadi/Ist

Politik

Berbekal Modal Sosial, Ketua Fraksi Nasdem Sulbar Layak Maju Pilgub

SABTU, 09 MARET 2024 | 04:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Jayadi, digadang-gadang akan maju menjadi calon wakil gubernur pada Pilgub 2024 mendatang.

Ketua Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Sulbar, Hardianto menilai Muhammad Jayadi sudah memiliki modal sosial yang melampaui elektoralnya.

“Karena beliau (Jayadi) memiliki basis masyarakat nelayan dan petani yang sudah puluhan tahun dibinanya,” kata Hardianto dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/3).


Sambung dia, Jayadi juga menjadi wakil wakil rakyat di Dapil Sulbar V (Kabupaten Mamuju) dengan  total perolehan suara mencapai 26.867.

“Modal politik dan indikator perolehan suara itu, fondasi kuat Jayadi untuk maju pada Pilgub Sulbar. Jayadi yang pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulbar dan pernah duduk di kursi DPRD Mamuju periode 2004-2009. Tentu bisa menjadi pertimbangan bagi lawan politiknya nanti,” jelas Hardianto.

Lanjut dia, selain sebagai politisi, Jayadi juga aktif sebagai pengacara di Sulbar.

“Dia (Jayadi) terdaftar sebagai salah satu anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Tentu, kebutuhan masyarakat Sulawesi Barat sekarang, sedang mencari pemimpin berlatar belakang hukum,” ungkapnya.

Masih kata Hardianto, hal itu penting karena kebijakan dan regulasi yang tersusun ke depan dapat integrasikan keinginan masyarakat, terutama kemudahan menyusun regulasi.

“Penghargaan atas prestasi yang diperoleh Jayadi dalam mendampingi masyarakat secara sukarela memberi dampak positif baginya. Pengalaman yang diperoleh, sangat berharga. Masyarakat bisa pertimbangkan Jayadi untuk masuk dalam bursa Calon Wakil Gubernur Sulbar,” ungkapnya lagi.

Jelas Hardianto, Jayadi sejak muda sudah merasakan dunia politik. Jayadi pernah menjadi staf ahli di DPRD Sulbar.

“Karirnya, terus moncer. Pengabdian kepada masyarakat atas dasar komunikasi sosialnya yang baik, Jayadi pun dipercaya menjadi anggota DPRD Provinsi Sulbar periode pertama dari Partai Amanat Nasional (PAN),” beber Hardianto.

Atas kepercayaan PAN juga, Jayadi dipercaya menjadi Sekertaris DPW PAN Sulbar dan  menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Sulbar. Karir politiknya terus melejit. Latar belakang sarjana pendidikan agama Islam ini, memiliki kemampuan komunikasi politik diatas rata-rata atas kawan sejawatnya.

Sempat mengalami turbulensi politik di PAN. Partai yang awalnya menghantarkannya jadi anggota DPRD Provinsi Sulbar. Kemudian, Jayadi memutuskan berpindah ke Partai Nasdem yang mengusung gerakan perubahan. Jayadi pun kembali terpilih pada periode kedua.

“Bagi rakyat Dapil V Sulbar, Jayadi seorang tokoh muda yang memiliki bejibun prestasi sehingga bisa menyumbang enam kursi di DPRD Sulbar,” jelasnya.

Dia berharap rakyat diberikan ruang untuk memilih calon pemimpinnya pada Pemilukada 2024 ini tanpa disuguhi berita-berita hoax maupun black campaign.

“Tentu calonnya berasal dari kader utama partai Nasdem untuk terus mengusung tema-tema perubahan. Karena lapisan masyarakat desa di Sulawesi Barat, memiliki animo yang sangat dominan menginginkan kader Partai Nasdem untuk memimpin lima tahun ke depan di Sulawesi Barat,” pungkas Hardianto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya