Berita

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, gagal mempertahankan kursi parlemen/Istimewa

Politik

Termasuk Ketua Mingrum Gumay, 8 Petahana DPRD Lampung di Dapil 7 Lamteng Keok

JUMAT, 08 MARET 2024 | 16:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Status petahana anggota DPRD ternyata tak jadi jaminan untuk bisa kembali terpilih pada Pemilu 2024. Faktanya, ada 7 petahana DPRD Lampung yang gagal mempertahankan kursi mereka tahun ini.

Bahkan Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, yang kembali mencalonkan diri dari Dapil Lampung 7 meliputi Kabupaten Lampung Tengah dipastikan keok pada Pemilu 2024.

Mingrum Gumay yang merupakan mantan Sekretaris PDIP Lampung itu memperoleh 11.430 suara atau suara terbanyak ketiga di PDIP. Sementara PDIP hanya memperoleh 2 kursi di Dapil 7 Lampung Tengah.


Data tersebut berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 di tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Tengah yang sudah rampung. Sementara pleno tingkat provinsi yang digelar di Hotel Novotel, Bandar Lampung dijadwalkan rampung hari ini, Jumat (8/3).

Dari data D Hasil Kabupaten Lampung Tengah, Golkar meraih 169.296 suara, Gerindra 115.556 suara, PDIP 104.847 suara, PKB 101.682 suara, Nasdem 63.263, PKS 52.843, PAN 51.560, dan Demokrat 48.144 suara.

Dengan demikian, Golkar bersama Gerindra, PDIP, dan PKB masing-masing memperoleh 2 kursi. Sementara Nasdem, PKS, PAN, dan Demokrat masing-masing mendapatkan 1 kursi.

Selain itu, dari 12 petahana, 8 di antaranya dipastikan tumbang. Termasuk Ketua DPRD Mingrum Gumay.

Adapun 7 petahana lain yang gagal adalah Ferdy Perdian Aziz (Golkar), Jauharoh Haddad dan Maksum Ansori (PKB), Asih Fatwanita (Nasdem), Midi Iswanto (Demokrat), Vittorio Edison (PKS), dan I Made Bagiase (Golkar).

Mereka digantikan oleh Budi Hari Yunanto (PKB), Edward Rasyid (PDIP), Marsya Dita Pytaloka (Golkar), Miswam Rody (Nasdem), Munir Abdul Haris (PKB), Muhamad Ghofur (PKS), Singa Ersa Awangga (Demokrat), dan Elsan Tomi Sagita (Golkar).

Sementara itu, 4 petahana yang bertahan yakni Ikhwan Fadil Ibrahim (Gerindra), Abdullah Sura Jaya (PAN), I Made Suarjaya (Gerindra), dan Ni Ketut Dewi Nadi (PDIP)

Berikut perolehan suara pribadi 12 Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil 7 Lampung Tengah:

1. Budi Hari Yunanto 23.848
2. Ikhwan Fadil Ibrahim 36.691
3. Edward Rasyid 33.488
4. Marsya Dita Pytaloka 58.596
5. Miswan Rody 19.018
6. Munir Abdul Haris 23.474
7. Muhamad Ghofur 13.362
8. Abdullah Sura Jaya 34.354
9. Singa Ersa Awangga 13.466
10. I Made Suarjaya 16.029
11. Ni Ketut Dewi Nadi 14.905
12. Elsan Tomi Sagita 20.144.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya