Berita

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Mayjen TNI Yusri Nuryanto dalam gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Pom TNI tahun anggaran 2024 di Mabes TNI, Cilangkap/RMOL

Pertahanan

Desersi dan THTI Paling Banyak Dilakukan Oknum TNI

JUMAT, 08 MARET 2024 | 13:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Pom TNI 2024 diharapkan bisa meningkatkan disiplin dan tata tertib serta kepatuhan hukum Prajurit atau PNS TNI baik perorangan maupun kesatuan.

Demikian disampaikan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom), Mayjen TNI Yusri Nuryanto, dalam gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Pom TNI tahun anggaran 2024 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/3).

Menurut Yusri, pelanggaran Operasi Gaktib tahun lalu mengalami kenaikan dibandingkan 2022. Dari 1.040 pelanggaran menjadi 1.048, atau naik 0,76 persen.


"Pelanggaran yang terjadi selama 2023 kemarin adalah yang menonjol tentang disiplin dan tata tertib, kemudian untuk yang pidananya yang menonjol adalah penganiayaan, desersi, dan tidak hadir tanpa izin (THTI)," papar Yusri.

Desersi adalah pengingkaran tugas atau jabatan tanpa permisi, seperti pergi, bebas atau meninggalkan, dan dilakukan tanpa tujuan kembali.

Sementara untuk pelanggaran yang terjadi pada Operasi Yustisi Polisi Militer tahun 2023 mengalami penurunan dibandingkan 2022, dari 1.101 perkara menjadi 892 perkara, atau turun 18,98 persen.

"Harapannya tahun 2024 ini pelanggaran menurun," tutup Danpuspom.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya