Berita

Meutya Hafid/Net

Nusantara

Meutya Hafid: UMKM Perempuan Tonggak Tangguh dan Kreatif dalam Perekonomian Indonesia

KAMIS, 07 MARET 2024 | 22:54 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dijalankan oleh perempuan memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Meuya Hafid dalam seminar bertajuk “UMKM Perempuan Tangguh dan Kreatif” yang digelar oleh Ditjen APTIKA Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Komisi I DPR RI


“UMKM perempuan tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga membentuk dasar yang kokoh untuk mewujudkan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut, Kamis (7/3)

“UMKM perempuan tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga membentuk dasar yang kokoh untuk mewujudkan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut, Kamis (7/3)

Dalam kegiatan tersebut, Meutya Viada Hafid juga menambahkan bahwa, dukungan penuh terhadap UMKM perempuan merupakan investasi dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“UMKM perempuan memberikan kontribusi nyata dalam mengedepankan kesetaraan gender di bidang ekonomi, membangun jembatan menuju pemberdayaan perempuan secara menyeluruh,” ujarnya.

Sementara itu, Founder Qavia Natural Cosmetics, Popy Ayu Afsari mengtakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tangguh dan berkelanjutan merupakan langkah penting dalam memajukan perempuan secara ekonomi.

“Mendukung UMKM dalam strategi promosi dan pemasaran yang efektif, termasuk penggunaan media sosial dan platform digital untuk meningkatkan visibilitas dan akses pasar juga termasuk sebagai langkah penting yang harus dilakukan oleh UMKM Perempuan,” ungkapnya.

“Karena digital dan media sosial sudah sangat masif dan efektif pada sekarang ini, maka UMKM yang dilakukan melalui digital pasti akan berpengaruh pada tingkat penjualan,” tambahnya.

Hal yang sama disampaikan Mey Umra, selaku Founder Gempita Production. Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki potensi kreativitas yang besar dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Perempuan seringkali membawa inovasi baru dalam pengembangan produk UMKM, baik melalui desain, kualitas, atau penggunaan bahan-bahan lokal yang unik.

“Perempuan dapat menghadirkan pendekatan pemasaran yang kreatif, termasuk strategi branding, penggunaan media sosial, dan penyelenggaraan acara promosi yang menarik. Dengan menggali dan mengaplikasikan kreativitas perempuan, UMKM dapat menjadi lebih inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan dalam memajukan ekonomi lokal dan nasional,” pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya