Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menyebut penggelembungan suara yang janggal juga dialami partai politik selain PSI/RMOL

Politik

Bukan Cuma PSI, Bawaslu Temukan Penggelembungan Suara Terjadi di Parpol Lain

RABU, 06 MARET 2024 | 19:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kejanggalan data perolehan suara Pemilu 2024 di beberapa daerah ternyata tak hanya dialami Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) juga menemukan hal yang sama terjadi di partai politik (parpol) lain.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, berdasarkan hasil pengawasan jajarannya di berbagai daerah, ditemukan kejadian janggal mengenai suara parpol tertentu menggelembung atau lebih banyak dari yang sebenarnya. Hal ini sudah jadi catatan dan tengah diusut jajaran Bawaslu.

"Mohon maaf bukan satu partai ya, bukan hanya PSI gitu loh. Tapi banyak hal yang lain yang kemudian kita harus cek lagi di lapangan," ujar Bagja saat ditemui di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/3).


Anggota Bawaslu RI dua periode itu memastikan, segala hal yang ditemukan dari hasil pengawasan hingga penelusuran jajarannya akan dituntaskan.

Termasuk, soal dugaan penggelembungan suara PSI atau parpol lain yang ditemukan berbeda dengan data perolehan suara di formulir C.Hasil Plano.

"Jadi kalau seandainya terjadi penggelembungan (suara), berarti kan ada yang masif dilakukan, dan pasti bunyi dalam pengawasan, seharusnya bunyi," tuturnya.

"Kalau enggak bunyi berarti pengawas kami bermasalah. Kita cek di lapangan lagi, dicek apakah benar demikian," tandas Bagja. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya