Berita

Perdana Menteri Anthony Albanese/Ist

Bisnis

Dukung Hubungan Bisnis di Asia Tenggara, Australia Kucurkan Dana Rp20,4 Triliun

RABU, 06 MARET 2024 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Australia di bawah pemerintahan Perdana Menteri Anthony Albanese berkomitmen mendukung peningkatan  investasi di Asia Tenggara.

Dalam KTT Khusus ASEAN-Australia di Melbourne, Selasa (5/3) Australia membentuk Fasilitas Pembiayaan investasi senilai 2 miliar dolar Australia atau setara dengan Rp20,4 triliun sebagai bagian dari rangkaian inisiatif ekonomi.

Fasilitas Pembiayaan Investasi tersebut dikelola oleh lembaga Pembiayaan Ekspor Australia.


Berdasarkan keterangan tertulis Kedutaan Besar Australia di Jakarta yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, inisiatif ini memenuhi rekomendasi dari Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040, yang diluncurkan tahun lalu oleh PM Albanese untuk memperdalam hubungan ekonomi Australia di kawasan dan memastikan kemakmuran bersama.

Berbicara di hadapan 100 CEO asal Australia dan Asia Tenggara di KTT Khusus ASEAN-Australia, Albanese mengatakan paket inisiatif tersebut mewakili fase selanjutnya dari respons pemerintah terhadap rekomendasi Strategi Ekonomi Asia Tenggara.

Ia mengatakan bahwa Australia meluncurkan Program Kemitraan untuk Infrastruktur di mana pihaknya berkomitmen untuk memberikan dana tambahan sebesar 140 juta dolar Australia  atau sekitar Rp1,4 triliun.

Selanjutnya, Australia juga  meluncurkan ‘Landing Pads’ baru di Jakarta, Indonesia dan Ho Chi Minh City di Vietnam sebagai pusat regional untuk mendorong ekspor teknologi Australia ke dua kawasan tersebut dan mendorong transformasi digital Asia Tenggara.

Lalu, Australia juga berkomitmen untuk meningkatkan akses visa untuk Asia Tenggara. Visa Pengunjung Bisnis akan diperpanjang dari tiga tahun menjadi lima tahun. Visa Frequent Traveller yang sudah berlaku selama sepuluh tahun akan diperpanjang untuk negara-negara anggota ASEAN dan Timor Leste yang memenuhi syarat.

"Masa depan ekonomi Australia terletak di wilayah kita. Saya bangga memimpin pemerintahan yang memperkuat hubungan perdagangan dan investasi dengan Asia Tenggara, yang secara langsung berkontribusi pada kemakmuran ekonomi kita bersama," ujar Albanese.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya