Berita

Foto/Ist

Politik

Hasil C Plano Berbeda, Aliansi Caleg Dapil 8 DKI Jakarta Endus Ada Dugaan Kecurangan yang Dilakukan Salah Satu Caleg

SENIN, 04 MARET 2024 | 21:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aliansi Calon Anggota Legislatif Dapil 8 Provinsi DKI Jakarta mengendus adanya dugaan praktik kecurangan dalam pemungutan suara di Pileg 2024.

Caleg Dapil 8 Provinsi DKI dari Partai Golkar Avner Kadriatama Raweyai bersama sengan Muhammad Anmar menduga praktik kecurangan justru dilakukan oleh salah satu caleg di dalam satu partai.

"Telah melakukan pengondisian para pemilih dan penyelenggara Pemilu di Tingkat Kecamatan (PPK) di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) melalui pemberian uang untuk memberikan suara kepada salah satu caleg," kata Avner di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/3).


Avner bahkan mengatakan salah satu bukti nyata adanya perbedaan suara di model C1 Plano yang merupakan catatan hasil penghitungan suara.

"Saya mendapatkan bukti dari teman-teman yang berbeda-beda, kami hanya diberikan C hasil oleh Partai Golkar. C hasil ini sangat berbeda dengab C Plano yang ada di lapangan," kata Avner.

Dari hasil C Plano ini, Avner melihat ada perbedaan suara dari salah satu caleg untuk menguntungkan.

Terkait hal ini, Avner akan menyertakan bukti ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta dengan membawa sejumlah bukti.

Adapun tujuan pelaporan ini ke DPP dan DPD untuk meminta keadilan terhadap para Caleg.

"Kalau saya berharap malam ini akan ke DPD, kita akan memberikan surat ini semoga DPD akan mengantensikan dan besok kita akan ke DPP, semoga ini diatensi," kata Avner.

Terkait berita ini, pihak redaksi, Kantor Berita Politik RMOL pun telah mengonfirmasi DPD Golkar DKI Jakarta namun belum ada tanggapan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya