Berita

Anies Baswedan punya kiat khusus untuk menghadapi upaya pembunuhan karakter kepada dirinya/Net

Politik

Anies Ungkap Resep Tetap Tenang Meski Kerap Jadi Sasaran Pembunuhan Karakter

SENIN, 04 MARET 2024 | 20:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Upaya pembunuhan karakter seolah tak pernah berhenti mengiringi perjalanan Anies Baswedan sejak menjadi Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi calon presiden pada Pilpres 2024. Anies menjadi sasaran pembunuhan karakter dari pihak-pihak yang menyebar informasi tidak benar tentang dirinya.

Melalui akun Instagram resminya, Anies membagikan resep dirinya bisa tetap tenang menghadapi berbagai serangan tersebut.

"Soal pembunuhan karakter, ketika kita memang memiliki karakter dan karakter itu cerminan dari kita yang sesungguhnya maka karakter itu enggak bisa dibunuh," kata Anies seperti dikutip redaksi, Senin (4/3).


Tetapi kalau karakter itu adalah sesuatu yang dicitrakan atau direkayasa, maka bisa dengan mudah terhapus karena pembunuhan karakter tersebut.

Sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies memang sering mendapatkan serangan berupa bully hingga fitnah. Namun, dia tidak pernah terpancing.

"Itu saya alami ketika di Jakarta ada segala macam fitnah dikirimkan, segala macam pemutarbalikan fakta, tapi saya selalu bilang bahwa saya tidak akan menjawab pernyataan dengan pernyataan," jelas Anies.

Meski sering mendapatkan serangan, tidak lantas membuat mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, melaporkan lawan politiknya agar diproses secara hukum

"Saya akan menjawab pernyataan dengan kenyataan. Karena cara terbaik untuk mengoreksi pernyataan adalah dengan menunjukkan kenyataan," pungkas Anies.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya