Berita

Diskusi publik bertajuk “Penegakkan Kedaulatan Rakyat” di Jalan Gereja Nomor 24, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, pada Senin siang (4/3)/RMOL

Politik

Masih Gaduh Hak Angket, PKS: Menyikapinya Proporsional Saja

SENIN, 04 MARET 2024 | 15:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana penggunaan hak angket DPR untuk menyikapi dugaan kecurangan Pemilu 2024 sedianya direspons dengan santai saja. Pasalnya, hak angket merupakan hak konstitusional anggota DPR RI.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid dalam diskusi publik bertajuk “Penegakkan Kedaulatan Rakyat” di Jalan Gereja Nomor 24, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, pada Senin siang (4/3).

"Saya tegaskan hak angket itu adalah konstitusional. Menyikapinya harusnya proporsional saja," kata Hidayat.


Hidayat menilai, hak angket DPR merupakan pintu besar untuk menyelamatkan kedaulatan rakyat. Sebab, rakyat Indonesia sudah mencoba segala cara untuk memperbaiki kondisi bangsanya.

"Dan kami di DPR sebagai partai terakhir, ternyata tinggal sendirian. Kawan saya sudah kemudian sudah keluar," kata Wakil Ketua MPR RI fraksi PKS ini.

Lebih jauh, Hidayat menegaskan bahwa pihaknya tetap memperjuangkan hak angket di DPR untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024. Terlebih, ia melihat kesungguhan dari PDIP dan PPP terkait hak angket ini.

"Saya tidak melihat PDIP akan balik kanan. PPP juga tegas ikut hak angket," tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya