Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IHSG Berada di Zona Hijau, 117 Saham Menguat

SENIN, 04 MARET 2024 | 13:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik ke level 7.318,35 pada perdagangan Senin (4/3) pagi ini.

IHSG yang dibuka di zona hijau itu terpantau menguat tipis 0,09 persen dibandingkan perdagangan akhir pekan kemarin di level 7.311.

Berdasarkan statistik RTI Business sebanyak 267,37 juta saham diperdagangkan pada hari ini, dengan frekuensi perpindahan tangan tercatat sebanyak 28 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp191,16 miliar.


Pada pembukaan perdagangan itu, sebanyak 171 saham tercatat menguat, 126 saham terkoreksi, dan 257 saham lainnya tidak berubah atau stagnan.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, memprediksi pergerakan IHSG secara teknikal hari ini akan bergerak mixed dalam rentang 7.280 hingga 7.350.

“Pada perdagangan Jumat (1/3), IHSG ditutup turun 0,06 persen atau minus 4,20 poin di level 7.311,90. IHSG hari ini (4/3) diprediksi bergerak mixed dan menguat dalam range 7.260-7.355,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta.

Menurutnya,  pekan ini pelaku pasar akan menantikan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perbankan big banks, seperti BNI, dan yang lainnya yang berpotensi memberikan porsi besar pada Dividend Payout Ratio (DPR), dan memengaruhi pergerakan IHSG.

Selain itu, sentimen lain yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain yaitu inflasi tahunan domestik periode Februari 2024 yang meningkat di level 2,75 persen, setelah pada bulan sebelumnya tercatat 2,57 persen.

Adapun kenaikan inflasi tersebut diakibatkan dari lonjakan harga bahan pangan, transportasi dan pelayanan kesehatan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya