Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Ist

Politik

Bahan Pokok Langka dan Mahal, Jokowi Bisa Dianggap Gagal

MINGGU, 03 MARET 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kegagalan pemerintahan Joko Widodo dinilai semakin nyata dengan terus naiknya harga kebutuhan pokok jelang Ramadan.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, menilai, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok sangat meresahkan.

"Rakyat yang ingin fokus ibadah puasa justru harus memikirkan kelangkaan dan naiknya harga kebutuhan pokok," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/3).


Situasi seperti itu, kata dia, mempengaruhi penilaian kinerja pemerintah. Rakyat akan menilai pemerintahan Jokowi gagal di penghujung masa jabatannya.

"Kegagalan pemerintahan Jokowi nampak nyata seiring naiknya harga kebutuhan pokok, terlebih barang susah didapat di pasaran, penderitaan rakyat makin bertambah," katanya.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta itu mengingatkan, situasi itu bisa memberi efek amarah rakyat yang seharusnya mendapat perlindungan dari sisi distribusi dan harga yang terjangkau.

"Tak hanya itu, jika tidak dikelola dengan baik, masalah kelangkaan dan menjulangnya harga kebutuhan pokok akan mempengaruhi citra Jokowi yang lemah dalam pengelolaan pangan," tambahnya.

Terbukti dengan berbagai macam kejadian di lapangan, di mana negara tidak dapat membendung kelangkaan pangan, dan tentu rakyat yang jadi korban.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya