Berita

Unjuk rasa menolak hasil pemilu 2024 di KPU Sumatera Utara/RMOLSumut

Nusantara

KPU Sumut Didemo, Massa Tolak Hasil Pemilu 2024

JUMAT, 01 MARET 2024 | 20:20 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Massa yang menamakan diri Gerakan Penegakan Kedaulatan Rakyat Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Jalan Perinting Kemerdekaan, Medan, Jumat (13/3). Dalam aksi ini, massa menyerukan penolakan terhadap hasil pemilu 2024 karena dinilai banyak kecurangan.

"Kami menolak hasil pemilu karena kami melihat adanya kecurangan pemilu. KPU adalah komisi penipu ulung yang jelas jelas melakukan kecurangan,” teriak orator mereka.

Dalam aksi ini kata mereka, berbagai kecurangan terlihat dengan jelas mulai dari penambahan daftar pemilih tetap yang dilakukan secara massif hingga mencapai jumlah 50 juta pemilih seluruh Indonesia. Hal ini belum lagi intervensi pemerintah yang menurut mereka untuk memenangkan calon tertentu.


"Presiden dalam hal ini melakukan cawe cewe nya, presiden sebagai pemimpin tertinggi di negara ini telah melakukan intervensi. Ini sudah melanggar konstitusi di negara ini," lanjut pendemo seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut.

Atas hal ini, mereka menyatakan dukungan untuk memakzulkan Presiden Joko Widodo. Sebab, intervensi itu menurutnya berjalan mulus karena keterlibatannya untuk memenangkan salah seorang kontestan yang merupakan anak kandungnya. Hal ini menurut mereka merupakan pelanggaran konstitusi.

"Maka kalau melanggar konstitusi pantaslah seorang presiden untuk dimakzulkan." demikian tuntutan massa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya