Berita

Mantan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat mendampingi Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Mantan Bupati Tangerang: Anggaran Makan Siang Gratis Bisa dari Dana BOS Afirmasi

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 19:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Program makan siang gratis dinilai penting bagi siswa sekolah untuk menyambut Indonesia Emas tahun 2045.

Hal tersebut disampaikan mantan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat mendampingi Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat mengunjungi SMPN 2 Curug di Jalan Diklat Pemda Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/2).

"Indonesia Emas tahun 2045 hanya dapat dicapai melalui generasi yang sehat jasmani, cerdas, dan secara intelektual. Kesehatan, kecerdasan akan terbentuk kalau mereka (anak) mendapatkan nutrisi seimbang dan pola kehidupan yang sehat," kata Zaki.


Untuk itu, perlu peran serta sekolah, pemerintah, dan juga pegiat UMKM dalam menyediakan makan siang gratis dan bergizi bagi para siswa.

Terkait pembiayaan, Zaki yang hadir sebagai Tenaga Ahli Menko Airlangga mengatakan, dana makan siang gratis dapat disalurkan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) spesifik dengan rekening yang berbeda.

"Kami mengusulkan melalui BOS spesifik atau BOS afirmatif khusus penyediaan makan siang bagi siswa. Bisa dengan rekening terpisah untuk setiap sekolah," lanjut Zaki.

Dengan adanya pemisahan itu, pemerintah dapat memantau apakah program makan siang gratis dapat berjalan dengan baik atau sebaliknya.

"Nanti tahap evaluasi pemantauan dan pembeda anggaranya juga jelas dan lebih tertib," kata Zaki.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya