Berita

Mark Zuckerberg tiba di kantor pusat LG Electronics di Seoul pada 28 Februari 2024/Yanhap

Tekno

Setelah Bahas AI dengan Petinggi Samsung dan LG, Mark Zuckerberg Berencana Temui Presiden Korsel

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 10:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah bertemu dengan Ketua Samsung Electronics Lee Jae-yong dan CEO LG Electronics Cho Joo-wan, Mark Zuckerberg dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada Kamis (29/2) waktu setempat.

Yonhap melaporkan, CEO Meta itu tiba di Korea Selatan pada Selasa malam bertemu dengan Lee dan Cho pada hari Rabu untuk membahas potensi kerja sama dalam kecerdasan buatan (AI) dan teknologi extended reality (XR).

Meta meluncurkan headset mixed-reality terbarunya, Quest 3, pada Juni sebelum saingannya Apple meningkatkan persaingan bulan ini dengan perangkat Vision Pro-nya.


Chip AI dan perluasan ekosistem untuk AI generatif merupakan prioritas utama Meta tahun ini, seiring dengan upaya perusahaan untuk memasukkan teknologi AI generatif ke dalam produk inti media sosial dan perangkat kerasnya.

Korea Selatan sendiri telah mengumumkan langkah-langkah untuk mendorong pengembangan AI lokal, termasuk mengalokasikan 55,8 miliar won (41,80 juta dolar AS) untuk menyediakan data teks untuk model bahasa besar (LLM), 22 miliar won untuk mengembangkan teknologi inti AI, menyediakan sumber daya komputasi berkapasitas besar, dan proyek untuk menanamkan AI  ke dalam layanan kesehatan, hukum dan lainnya, menurut Kementerian Ilmu Pengetahuan dan TIK.

Korea Selatan juga akan menjadi tuan rumah KTT Keamanan AI global berikutnya pada Mei mendatang.

Kunjungan Zuckerberg ke Korea Selatan merupakan yang pertama dalam waktu sekitar 10 tahun, sebagai bagian dari tur Asia yang mencakup pemberhentian di Jepang dan India.

Belum ada detail lebih lanjut mengenai rencana pertemuan Zuckerberg dan Yoon.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya