Berita

Ketua DPC PPP Kabupaten Cirebon, Kiai Mohammad Rifki Saefudin/RMOLJabar

Politik

Kader Sambut Positif Wacana PPP Gabung Prabowo-Gibran

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 02:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik wacana merapatnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ditanggapi positif kader PPP di daerah. Salah satunya Ketua DPC PPP Kabupaten Cirebon, Kiai Mohammad Rifki Saefudin.

Meski belum mengetahui secara pasti kabar elite PPP akan merapat ke Prabowo-Gibran, Rifki menegaskan demi kebaikan bangsa dan negara tidak ada salahnya merapat kepada pihak yang memenangkan Pilpres 2024.

"Kami kader di daerah menyambut positif jika PPP bergabung dengan Prabowo-Gibran. Kita harus mengutamakan kebaikan bangsa dan negara," kata Rifki saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJabar soal isu merapatnya PPP ke Prabowo-Gibran, Rabu (28/2).


Rifki menilai, wacana PPP merapat ke Prabowo-Gibran tidak bisa dianggap mengkhianati Ganjar-Mahfud, karena pemilihan presiden sudah selesai. Dia justru menganggap langkah PPP merapat ke pemenang pilpres sebagai langkah yang tepat.

"Jadi siapapun pemenangnya, (PPP) harus merapat. Tapi bukan secara personal, tapi untuk kebaikan PPP sebagai parpol," ujarnya.

Lebih jauh, Rifki mengimbau kader PPP berhati-hati saat menanggapi isu lokal maupun nasional, agar tidak merugikan pada partai. Ia mengaku optimistis suara PPP pada Pileg 2024 akan lebih meningkat signifikan baik di daerah maupun Nasional.

"Walaupun di Kabupaten Cirebon belum pecah telor, tapi kami terus mengawal suara PPP sampai tingkat KPU," demikian Rifki.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP, Sandiaga Uno menuturkan, secara pribadi dirinya siap jika pemerintah selanjutnya mengajak masuk ke kabinet. Hal tersebut tidak lepas dari keinginan untuk ikut membangun bangsa.

Namun langkah tersebut tentu menunggu hasil keputusan Rapimnas PPP. Di sisi lain pemilihan menteri merupakan hak prerogatif presiden terpilih nantinya. Dia tidak ingin mencampuri lebih jauh urusan pembagian kursi di kabinet selanjutnya.

"Kita pasti akan sangat terhormat untuk diajak membangun bangsa karena sesuai dengan nama partainya, Partai Persatuan Pembangunan untuk persatuan Indonesia dan pembangunan, harus ikut aktif dalam membangun bangsa. Tapi tentu ada prosesnya, nanti ada Rapimnas dan sebagainya," kata Sandi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (26/2).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya