Berita

Konferensi pers Aliansi Pemuda Kawal Pemilu/RMOL

Politik

Sirekap KPU Bermasalah, Aliansi Pemuda Desak KPK Investigasi

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 16:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Kawal Pemilu mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) investigasi penggunaan anggaran Sirekap KPU RI. Pasalnya banyak masalah pada proses real count.

Desakan itu disampaikan perwakilan Aliansi Pemuda Kawal Pemilu, Yoseph Jibril, pada jumpa pers di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu sore (28/2).

“Kami mendesak KPK turun tangan dan investigasi terkait penggunaan anggaran Sirekap KPU RI yang pelaksanaannya tak sesuai harapan,” tegas Yoseph.


Terlebih, kata dia, penggunaan aplikasi Sirekap KPU RI menggunakan APBN tidak sedikit. Berdasar data Indonesia Corruption Watch (ICW), anggaran Sirekap KPU RI mencapai Rp3,5 miliar.

“Sehingga kami berkepentingan melakukan pengawalan penggunaannya secara transparan dan berjalan sesuai ketentuan, dan harus dihentikan,” tegasnya.

Lebih jauh dia juga meminta Bawaslu RI untuk melakukan fungsi pengawasan secara optimal dan merekomendasikan penghentian penggunaan Sirekap KPU RI.

“Bila dalam waktu 1x24 jam KPU mengabaikan tuntutan ini, kami akan melaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” pungkasnya.

Aliansi Pemuda Kawal Pemilu terdiri dari sejumlah organ kepemudaan, seperti DPP KNPI, BEM PTNU, Forum Advokat Pemuda Muhammadiyah, Komite Mahasiswa dan Pemuda Indonesia Bersatu (Kmpisatu), Swara Milenial Indonesia (SMI), hingga Forum Pemuda Nusantara Bersatu (FPNB).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya